Kompas.com - 26/05/2021, 19:00 WIB
Ilustrasi pasangan bertengkar shutterstockIlustrasi pasangan bertengkar

KOMPAS.com - Apakah kamu merasa tertekan dengan sikap orang terdekatmu yang cenderung membuatmu terus merasa bersalah? Bisa jadi kamu mengalami gaslighting dalam hubunganmu. 

Tidak banyak yang menyadari jika dalam hubungan apapun, bisa mengalami gaslighting.

Padahal, hubungan yang baik haruslah bertimbal balik, memunculkan rasa bahagia, dan saling menghargai, serta menambah rasa percaya diri pada masing-masing individu yang terlibat.

Hubungan tersebut disebut dengan hubungan yang sehat. Sementara itu, hubungan yang tidak sehat atau hubungan manipulatif adalah hubungan yang hanya menguntungkan sebelah pihak.

Gaslighting merupakan salah satu hubungan manipulatif. Hubungan ini bersifat tidak seimbang, di mana salah satu pihak menempatkan pihak yang lain di atas segalanya.

Baca juga: Mengenal Quarter Life Crisis Generasi Muda dan Kiat Menghadapinya

Pakar Psikologi Universitas Airlangga  (Unair) Primatia Yogi Wulandari, menjelaskan bahwa perilaku gaslighting ini dapat mempengaruhi “korban” sehingga meragukan penilaian dan persepsinya sendiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pernyataan seperti, aku nggak bohong, kamu terlalu membayangkan yang aneh-aneh. Aku cuma bercanda. Masa gitu aja marah, biasanya muncul dari pelaku sehingga membuat korbannya kurang percaya diri. Pada titik tertentu, korban bahkan mempertanyakan kewarasannya,” jelas Primatia dilansir dari laman Unair.ac.id.

Gaslighting, dapat terjadi dengan atau tanpa disadari oleh korban, bahkan pelakunya. Namun, motif yang dilakukan cukup jelas.

Yaitu menyelesaikan konflik dengan membuat korbannya menyetujui semua perbuatan pelaku. Perlu diingat, tidak semua kebohongan termasuk ke dalam gaslighting.

“Kembali pada prinsip hubungan sehat. Bila kebohongan tersebut membuat korban meragukan dirinya sendiri, maka hal itu disebut sebagai gaslighting. Namun, bila kebohongan itu bukan untuk melemahkan self-trust salah satu pihak, contohnya, suami memuji istrinya pintar masak, sehingga membuat hubungan menjadi harmonis, maka tidak disebut gaslighting,” tuturnya.

Baca juga: Buku Minggu Ini: 5 Pilihan Adult Coloring Book Pengurang Stres

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.