Kompas.com - 22/05/2021, 13:03 WIB
Ilustrasi ikan cupang. UNSPLASH/KYAW TUNIlustrasi ikan cupang.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Givanni Alief, alumni FPK UNAIR lulusan 2016 telah mencoba budidaya ikan cupang sejak lulus SMA.

Hasil dari budidaya cupang yang dilakoninya baru mulai membuahkan hasil saat kuliah.

Baca juga: UI Edukasi Santri di Pondok Pesantren, Demi Cegah Penyebaran Covid-19

Givanni mengaku ada tiga jenis ikan cupang yang biasa dibudidaya. Yakni, cupang alam, hias, dan adu.

Dia menyebut ikan cupang hias adalah pasar terbesar. Mengingat, terdapat kompetisi ikan cupang hias yang lebih luas.

Bukan hanya untuk kompetisi saja, tapi pasar ikan cupang hias juga dapat memenuhi kebutuhan hobi dari konsumen bahkan untuk sebuah percobaan.

Ikan cupang hias memiliki beberapa jenis, di antaranya, Halfmoon, Double tail, Serit, Plakad, dan Giant.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pasar terbesar ya ikan cupang hias. Cupang adu ada pasarnya, cuman tidak sebesar cupang hias," tutur dia melansir laman Unair, Sabtu (22/5/2021).

Dia menyatakan, kompetisi cupang hias memiliki pasar yang lebih baik. Bukan hanya dijadikan ikan kompetisi, ada ikan buat hobi dan ada juga sekadar untuk percobaan-percobaan.

Baca juga: Pakar Unair: Tanaman Pegagan Hambat Pertumbuhan Sel Tumor

Tidak lupa, Givanni memaparkan faktor-faktor yang mempengaruhi usaha ikan cupang.

Salah satu faktor pendukungnya, yaitu Indonesia yang beriklim tropis.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.