Kompas.com - 19/05/2021, 12:37 WIB
Ilustrasi mangrove (Rhizophora mangle) pohon bakau Ilustrasi mangrove (Rhizophora mangle) pohon bakau

KOMPAS.com - Selain menjaga ekosistem agar tidak terjadi abrasi di laut, pohon mangrove ternyata punya manfaat lain.

Yakni, bisa diolah sebagai makanan bayi. Lima mahasiswa Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengangkat sebuah ide bisnis Makanan Pendamping ASI (MPASI) bebas gluten berbahan dasar buah mangrove. MPASI buatan mahasiswa ITS ini disebut aman dikonsumsi oleh semua bayi.

Asal muasal ide ini, lantaran produk MPASI yang banyak beredar di pasaran saat ini mengandung protein berupa gluten karena masih berbasis tepung terigu dan tidak semua bayi dapat mengonsumsi gluten.

“Gluten dapat menimbulkan gangguan jaringan saraf dan fungsi otak bagi bayi penderita autisme dan penyakit celiac,” ungkap Ketua Tim Miftahul Jannah, dilandir dari laman its.ac.id.

Baca juga: BCA Buka Beasiswa 2022 Lulusan SMA/SMK, Kuliah Gratis dan Uang Saku

Lebih dalam, Miftahul menjelaskan, buah mangrove yang digunakan ialah yang berjenis lindur karena kandungan nutrisinya tinggi dan dapat diolah menjadi tepung. Tepung buah mangrove sejatinya telah memenuhi kriteria bahan pangan yang sehat, yaitu mengandung protein, serat, dan vitamin.

“Pemanfaatan buah mangrove juga upaya memaksimalkan potensi sumber daya lokal yang melimpah namun belum banyak dimanfaatkan,” tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain berbasis tepung buah mangrove, menurut Miftahul, produk MPASI yang diberi nama RooveBites ini juga ditambah kandungan asam amino dan riboflavin dari Glycine max.

“Asam amino dan riboflavin merupakan mikronutrien yang diperlukan dalam masa pertumbuhan bayi,” terang gadis kelahiran Sukoharjo ini.

RooveBites berasal dari dua kata, yaitu Roove yang artinya mangrove dan Bites yang artinya gigitan. RooveBites memiliki dua varian produk, yaitu RooveBites Porridge berupa bubur untuk bayi berusia di bawah 6-12 bulan dan RooveBites Toddler berbentuk biskuit untuk bayi berusia di atas 12 bulan.

Baca juga: Biaya Kuliah S1 Jalur Mandiri PTN 2021: UI, UGM, ITB

Cara mengolahnya, buah mangrove terlebih dahulu diproses menjadi tepung. Pada tahap awal buah akan direbus selama 20 menit kemudian dikupas dan dipotong. Tahapan berikutnya buah kembali direbus menggunakan abu sekam lalu dicuci.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.