Kompas.com - 17/05/2021, 09:23 WIB
Ilustrasi kuliah di luar negeri. ShutterstockIlustrasi kuliah di luar negeri.
|

KOMPAS.com - Guna menyiapkan lulusan perguruan tinggi yang berkualitas, mahasiswa kini harus dipersiapkan dengan baik.

Salah satunya dengan diberi kesempatan untuk kuliah di luar negeri. Hal ini yang coba ditawarkan Universitas Brawijaya (UB) bagi mahasiswanya.

UB bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) membuka kesempatan luas bagi mahasiswa semester 4-7 untuk menempuh kuliah di sejumlah perguruan tinggi asing yang masuk kedalam QS100.

Baca juga: Mahasiswa, Kontrol Nafsu Makan Saat Lebaran dengan 4 Hal Ini

Hal itu disampaikan Karuniawan Puji Wicaksono, Ph.D., dari UB dalam sosialisasi yang diadakan secara virtual, Sabtu (15/5/2021).

Menurutnya, Indonesia International Students Mobility Award (IISMA) merupakan program mobilitas internasional mahasiswa Indonesia yang membuka kesempatan bagi mahasiswa dari perguruan tinggi di Indonesia untuk mengikuti proses pembelajaran pada sejumlah perguruan tinggi bereputasi di dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun tujuan IISMA antara lain:

  • Meningkatkan pengetahuan, soft skills dan pemahaman lintas budaya mahasiswa
  • Membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk dapat mengenal dan mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi terkini
  • Mempersiapkan lulusan perguruan tinggi yang berkualitas, berpikiran terbuka, memiliki pengalaman, pengetahuan global
  • Siap menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 dan society 5.0.

"IISMA bisa diikuti oleh mahasiswa semester empat hingga tujuh yang nantinya akan dipilih 1.000 mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk menempuh sistem perkuliahan secara luring di perguruan tinggi di Asia Tenggara, Eropa bahkan Amerika Serikat," ujarnya seperti dikutip dari laman UB, Minggu (16/5/2021).

Baca juga: Mahasiswa UNY Ciptakan Alat Deteksi Banjir Lahar Dingin Berbasis IoT

Persyaratan

Untuk persyaratan IISMA ialah:

1. Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Indonesia

2. Terdaftar di perguruan tinggi dalam negeri asal mahasiswa Sedang menempuh perkuliahan di semester 4-7 pada program Sarjana

3. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor resmi minimum IELTS: 6.0, TOEFL IBT: 78, Duolingo English Test : 100, atau TOEFL ITP : 550 yang masih berlaku pada tanggal 16 Mei 2021.

4. Calon peserta belum pernah menerima beasiswa pertukaran mahasiswa luar negeri lainnya.

5. Bersedia mengikuti peraturan dan ketentuan berlaku yang ditetapkan oleh Kemendikbud Ristek selama mengikuti program ini.

Jadwal pendaftaran

1. Pendaftaran dan penerimaan berkas: 10-22 Mei 2021

2. Seleksi dan wawancara mahasiswa: 23-25 Mei 2021

3. Pengumuman mahasiswa yang lolos program IISMA: 28 Mei 2021

4. Persiapan keberangkatan pada bulan Juni-Juli

5. Proses keberangkatan ke PTLN adalah Agustus/September

Untuk mengikuti program ini peserta harus mengikuti teknis pendaftaran sebagai berikut:

1. Mengisi aplikasi tertulis dengan lengkap

Baca juga: Mahasiswa, Ini Lho 12 Perguruan Tinggi Berstatus PTN-BH

2. Pelamar beasiswa wajib melengkapi dokumen pada saat melamar di laman yang telah disediakan:

  • termasuk surat rekomendasi dari perguruan tinggi asal bukti kewarganegaraan (fotokopi KTP/paspor/akte kelahiran)
  • surat rekomendasi dari perguruan tinggi asal (ISO GOOGLE FORM)
  • transkrip akademik terakhir dari perguruan tinggi asal.

Bagi mahasiswa UB yang ingin mendaftar program IISMA bisa menghubungi International Office (IO).



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X