Kompas.com - 16/05/2021, 19:34 WIB
Ilustrasi kucing belang tiga atau calico. PIXABAY/CANDID_SHOTSIlustrasi kucing belang tiga atau calico.

KOMPAS.com - Penyuka kucing pasti bingung. Mengapa, kucing belang tiga hanya bisa ditemukan di kucing betina saja?

Sementara, sulit sekali mencari kucing belang tiga berjenis kelamin jantan. Ada mitos, kucing jantan belang tiga bisa membawa keberuntungan.

Misalnya, di mitos Jawa, kucing kembang telon dipandang memiliki kekuatan mistis yang kuat. Bahkan, di banyak negara ada sebutan khusus bagi kucing belang tiga. Seperti di Perancis dipanggil chatte d'Espagne. Sementara di Jepang disebut mi-ke. Ada kepercayaan, memelihara kucing jantan belang tiga akan membawa keberuntungan finansial.

Ternyata, fenomena ini dibedah secara ilmiah pun ada penjelasannya. Guru Besar IPB University sekaligus Geneticist, Pemerhati Pendidikan dan Budaya Prof. Ronny Rachman Noor memiliki penjelasannya.

Ia menjelaskan secara rinci terkait fenomena genetik yang menjadi misteri pada kucing belang tiga atau dalam dunia perkucingan dikenal sebagai kucing Calico.

Baca juga: Belajar Dunia Teknik Melalui Why? Civil Engineering and Construction!

Kata Prof. Ronny, kucing domestik memiliki jumlah kromosom sebanyak 38 buah. Kromosom ini di setiap sel tubuhnya ada dalam keadaan berpasangan yaitu 19 pasang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di antara 19 pasang krosomom yang dimiliki oleh kucing ini, ada 18 pasang yang disebut dengan kromosom autosom (autosomal chromosome) dan sepasang kromosom sex (sex chromosome). Pasangan kromosom ini didapat separuhnya dari pejantan dan separuhnya lagi dari induknya.

Jadi seekor kucing jantan akan memiliki 18 pasang kromosom autosom dan sepasang kromosom sex (X dan Y; bisanya dinotasikan sebagai XY), sedangkan kucing betina memiliki 18 pasang autosom dan sepasang krosomosm sex (X dan X; dinotasikan sebagai XX).

“Warna Calico melibatkan beberapa mekanisme pewarisan sifat yang terletak di kromosom autosom dan kromosom sex. Warna yang paling umum terlibat adalah warna merah dan hitam atau pengganti warna merah dapat saja berupa warna lain yaitu orange, kuning dan cream, sedangkan warna hitam dapat saja berupa warna lain yaitu coklat, tabby dan biru,” ujarnya.

Kedua kelompok warna ini dalam ilmu genetika pewarisannya dikenal dengan sex linked co-dominant. Artinya warna merah dan hitam ini adanya di kromosom sex dan pewarisannya tidak saling mendominasi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X