Kompas.com - 12/05/2021, 17:12 WIB
Ilustrasi belanja online Natee PhotoIlustrasi belanja online
|

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 hingga kini belum juga mereda. Maka tak heran jika pemerintah masih melarang mudik Lebaran 2021.

Sama seperti tahun lalu, pandemi bahkan membuat beberapa kampung halaman melakukan lockdown atau hanya ada satu akses pintu masuk di tiap kampung.

Menurut Dr. Ni Made Sukartini, SE., M.Si., MIDEC., dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (Unair), ada esensi lebaran dan mudik.

Baca juga: Jelang Lebaran Mau Bepergian ke Luar Kota? Pahami Dulu Syaratnya

Esensi lebaran dan mudik lebaran ada dua, yakni:

1. Pertama, sebagai perayaan hari suci dan momen untuk berinteraksi sosial bersama keluarga.

2. Kedua, implikasi bagi aktivitas ekonomi khususnya di daerah pedesaan sangat tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beralih ke online

Dosen ekonomi publik itu menjelaskan bahwa tradisi mudik sebagai perayaan lebaran mempunyai implikasi yang lebih besar dalam konteks ekonomi.

Hal ini terkait dengan aktivitas ekonomi dalam kegiatan berbelanja untuk pertemuan keluarga.

"Kegiatan tersebut tentu saja akan membawa daya ungkit ekonomi cukup besar bagi aktivitas ekonomi secara keseluruhan," ujarnya seperti dikutip dari laman Unair, Selasa (11/5/2021).

Dijelaskan, meski terdapat larangan dari pemerintah untuk mudik, namun hal ini tidak menurunkan nilai ekonomi dari tradisi mudik.

Baca juga: Seperti Ini Kiat Mahasiswi Indonesia Puasa di Sudan Suhunya Capai 47 Derajat

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X