Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Unik, Robot Karya Undip Ini Punya Tugas di Pemkot Semarang

Kompas.com - 11/05/2021, 15:40 WIB
Mahar Prastiwi,
Dian Ihsan

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Di negara-negara maju, keberadaan robot sudah sering ditemukan di tempat layanan publik.

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang pun ingin memberikan layanan berbeda bagi warganya. Sejak Senin (10/5/2021) kemarin, robot kreasi Tim Universitas Diponegoro (Undip) resmi mulai melakukan tugas pelayanan di Pemkot Semarang.

Dua unit robot masing-masing akan berfungsi sebagai Robot Pelayanan Publik dan Robot Layanan Kesehatan serta Penjernih Udara Teknologi Plasma (Zeta Green).

Kedua robot ini diserahkan langsung Rektor Undip, Prof. Yos Johan Utama kepada Walikota Semarang, Hendrar Prihadi.

Baca juga: Wismilak Buka Lowongan Kerja Lulusan S1 Fresh Graduate

Robot bantu wujudkan pelayanan lebih baik

Yos Johan mengatakan, prototype tersebut merupakan hasil pengembangan robot yang dilakukan oleh Undip seperti Robot Wisuda.

Dari hasil pengembangannya, robot yang merupakan generasi ketiga ini memiliki kualifikasi yang lebih baik.

Menurut Rektor, hibah robot untuk Pemerintah Kota Semarang ini karena kampus Undip berada di Kota Semarang.

Bahkan Undip tidak akan pernah meninggalkan Kota Semarang, sehingga wajib untuk mendukung Pemkot Semarang mewujudkan pelayanan yang lebih baik.

“Ini (bentuk) komitmen kami untuk membantu Pemerintah Kota Semarang lebih hebat lagi. Perkembangan Kota Semarang sudah menunjukkan hasil positif," kata Yos Johan seperti dikutip dari laman Undip, Selasa (11/5/2021). 

Baca juga: Unesa Berikan Beasiswa TK-S3 bagi Anak-anak Patriot KRI Nanggala 402

Undip siap bantu majukan Kota Semarang

Yos Johan menuturkan, untuk mencapai kemajuan, dukungan bisa datang dari mana saja. Bentuknya juga bisa beragam. Ada dukungan sosial, dukungan pemikiran untuk kebijakan, dan dukungan lain.

Dalam konteks ini, Undip siap ketika dilibatkan untuk memajukan Kota Semarang.

"Saya siap menjadi endorser demi kemajuan Kota Semarang lebih hebat lagi. Saya sampaikan penjernih udara ini juga sudah mendapatkan lisensi dari pabrikan sehingga bisa dibeli secara umum. Saya juga menggunakan sendiri di rumah dan hasilnya sangat aman dan nyaman," ungkap Yos Johan.

Setelah serah terima dua unit robot dan satu alat penjernih udara karya Undip, 'kendali operasi pasukan robot' beralih ke Pemkot Semarang.

Pendayagunaan robot ini, lanjut Rektor, sepenuhnya menjadi kewenangan Pemkot Semarang.

Namun Undip berjanji siap mengawal jika ada kebutuhan untuk perbaikan dan penyempurnaan sistemnya.

Baca juga: UIN Sunan Ampel Buka Seleksi Mandiri, Ini Syarat dan Jadwalnya

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com