Rendah Hati, Kunci Sukses Menghadapi Perubahan

Kompas.com - 08/05/2021, 07:09 WIB
RENDAH HATI: KUNCI SUKSES MENGHADAPI PERUBAHAN Growth CenterRENDAH HATI: KUNCI SUKSES MENGHADAPI PERUBAHAN

Oleh: Andrea Lusi Anari*

KOMPAS.com - Intellectual humanity atau kerendahan hati intelektual menurut peneliti dan praktisi merupakan salah satu karakter yang dibutuhkan agar kita mampu cepat belajar dan beradaptasi dengan perubahan.

Mark Leary (dalam Resnick, 2019) mendefinisikan kerendahan hati intelektual sebagai kesediaan individu untuk mengakui bahwa pemahamannya mengenai berbagai hal sangat mungkin salah.

Ya, satu-satunya hal yang tidak berubah di dunia ini adalah perubahan itu sendiri. Dunia, dalam segala aspek kehidupan, selalu mengalami perubahan. Namun, perubahan yang kita alami hari ini tidak lagi bertahap, sedikit demi sedikit, tetapi bersifat eksponensial.

Jika kita berkilas balik kepada kehidupan kita setahun yang lalu, sebelum pandemi COVID-19 terjadi, kehidupan kita hari ini berubah drastis.

Cara kita bekerja, cara kita menjalankan bisnis, cara kita belajar, cara kita berbelanja, cara kita melakukan transaksi keuangan, bahkan cara kita berhubungan dengan orang lain pun berubah drastis.

Baca juga: 4 Ciri Orang Rendah Hati

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam kurun waktu satu tahun, kita telah menyaksikan begitu banyak perusahaan yang harus berhenti beroperasi karena tidak mampu bertahan menghadapi perubahan yang begitu dahsyat.

Namun, di sisi lain, kita juga melihat banyak bisnis-bisnis baru yang justru muncul karena adanya kebutuhan baru akibat dari perubahan ini. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan selalu menghadirkan paradoks: tantangan sekaligus kesempatan.

Kemampuan beradaptasi harus didukung oleh kemampuan untuk mempelajari dan menguasai hal-hal baru. Tak seorang pun pernah mengalami situasi pandemi ini. Referensi keberhasilan kita di masa lalu menjadi tidak relevan untuk menghadapi situasi ini.

Semua orang, baik sebagai individu maupun sebagai pemimpin organisasi atau perusahaan, dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan profesional, semua berada dalam status “belajar”.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X