Kompas.com - 05/05/2021, 19:15 WIB
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Mendikbudristek, Nadiem Makarim mengatakan, kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) membuat banyak orangtua menyadari pentingnya peran mereka dalam pendidikan anak.

Kesadaran ini memaksa orangtua untuk terlibat di pendidikan anak. Lalu guru juga punya kesadaran baru bahwa orangtua adalah mitra pendukung pendidikan anak.

Baca juga: Simak Persyaratan Lengkap Beasiswa LPDP Reguler 2021

"Orangtua sadar dirinya harus belajar jadi guru di rumah," ujar dia melansir laman Kemendikbud, Rabu (5/5/2021).

Dia mengaku, banyak pihak masih khawatir akan risiko belajar tatap muka yang akan dilakukan di tahun ajaran baru 2021.

Namun dengan prioritas vaksin kepada guru, dia merasa sudah waktunya pembelajaran kembali ke sekolah.

Menurut dia, tidak ada solusi lain selain anak-anak harus mulai berinteraksi lagi.

Di sisi lain, Nadiem menekankan orangtua memiliki hak mutlak menentukan apakah anaknya sudah boleh ikut sekolah tatap muka.

Tetapi sekolah, kata dia, wajib menyediakan opsi belajar tatap muka.

"Itu hak prerogatif orang tua untuk memilih anaknya mau PTM atau PJJ," tegas Mendikbudristek.

Dia menyebut, memang banyak siswa yang rindu akan guru dan teman-teman di sekolah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.