Kompas.com - 04/05/2021, 16:06 WIB
Ilustrasi bullying. SHUTTERSTOCKIlustrasi bullying.
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi (Kemendikbud Ristek) Nadiem Makarim pernah menyampaikan tiga dosa besar yang masih terjadi di dunia pendidikan Indonesia.

Yakni intoleransi, kekerasan seksual dan perundungan.

Meski selama pandemi Covid-19  kegiatan belajar mengajar masih dilakukan secara daring, namun perundungan masih bisa terjadi.

Direktur Sekolah Dasar Kemendikbud Ristek Sri Wahyuningsih mengatakan, salah satu persoalan yang menjadi fokus Kemendikbud Ristek adalah terkait perundungan.

Persoalan ini tidak hanya berorientasi pada anak perempuan tetapi secara umum.

Karena perundungan bisa dialami baik oleh anak laki-laki maupun perempuan.

Baca juga: Psikolog UGM: Rentan Di-bully, Jangan Beri Stigma Bodoh Anak Disleksia

Selama pandemi, perundungan antarsiswa masih terjadi

Menurutnya, dari data Kemendikbud tahun 2019, ada sebanyak 41 persen peserta didik melaporkan mengalami perundungan dengan berbagai jenis.

Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini belajar dilakukan secara jarak jauh.

Sehingga potensi perundungan terjadi dalam bentuk lain yang tidak dapat langsung dikontrol oleh guru. Khususnya yang belajar dengan metode daring.

"Interaksi antarpeserta didik dilakukan secara daring dan kemudahan akses terhadap sosial media yang tidak mudah dikontrol, sangat berpotensi meningkatkan perundungan (cyber bullying)," urai Direktur Sekolah Dasar seperti dikutip dari Direktorat Pendidikan Sekolah Dasar Kemendikbud, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Direktur SMP: Guru Garda Terdepan Hentikan Bullying di Sekolah

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X