Kompas.com - 02/05/2021, 13:23 WIB
Ilustrasi buruh KOMPAS/LUCKY PRANSISKAIlustrasi buruh
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran (Unpad) Sutyastie Soemitro Remi mendorong pemerintah maupun pelaku industri untuk menjamin upah yang layak kepada buruh.

Hal itu guna menjamin kesejahteraan para buruh merata.

Baca juga: Nadiem Makarim: 53 Anak Awak KRI-Nanggala-402 Peroleh Beasiswa

"Tidak hanya meningkatkan kesejahteraan para buruh tetapi juga mendorong pemulihan ekonomi di tengah pandemi melalui peningkatan daya beli dan konsumsi para buruh," ujar dia melansir laman Unpad, Minggu (2/5/2021).

Dia mengungkapkan, pandemi Covid-19 berdampak besar pada kehidupan buruh.

Sejumlah bantuan sosial yang tahun lalu diperoleh buruh, ada yang dihapus di tahun ini.

Selain itu, dampak juga terjadi akibat adanya kebijakan dan regulasi yang berpotensi menggerus upah dan kesejahteraan buruh.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini terlihat dari laporan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2020.

Akibat pandemi Covid-19, rata-rata upah buruh turun 5,18 persen dari Rp 2,91 juta per bulan pada 2019 menjadi 2,76 juta per bulan pada 2020.

"Penurunan upah buruh paling tinggi berada di sektor akomodasi dan makanan," jelas dia.

Baca juga: Greget Kalla Buana, Lulusan Terbaik UNS hingga Kerja di PBB

Lebih lanjut Guru Besar bidang Ekonomi Kependudukan dan SDM ini memaparkan, ada tujuh sektor yang memiliki upah buruh lebih rendah dari rata-rata nasional.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X