Kompas.com - 30/04/2021, 08:58 WIB

KOMPAS - Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Monbukagakusho/MEXT) pemerintah Jepang menawarkan beasiswa bagi lulusan sekolah formal tingkat SMA/SMK dan sederajat untuk melanjutkan pendidikan jenjang S1 di universitas negeri di Jepang.

Sebelum berkuliah di universitas, penerima beasiswa akan belajar bahasa Jepang, matematika, bahasa Inggris, dan ilmu sosial (bagi yang memilih bidang studi IPS), dan fisika, kimia, biologi (bagi yang memilih bidang studi IPA) di sekolah persiapan selama 1 tahun di Jepang. Total masa belajar yaitu 5 tahun.

Calon mahasiswa tidak diwajibkan sudah memiliki paspor saat pendaftaran dan diperbolehkan membuat paspor saat sudah dinyatakan lulus secondary screening.

Baca juga: Universitas Pertahanan RI Buka Pendaftaran S1, Bebas Biaya Pendidikan

Menariknya, beasiswa pemerintah Jepang yang dibuka 19 April hingga 7 Mei 2021 ini menanggung penuh biaya pendidikan dan memberikan tunjangan bulanan. Berikut informasi seputar beasiswa:

Cakupan

1. Biaya kuliah ditanggung sepenuhnya (termasuk biaya sekolah persiapan).

2. Tunjangan hidup sebesar kurang lebih ¥117.000 per bulan atau sekitar Rp 15,5 juta per bulan.

4. Tiket pesawat pergi pulang Indonesia - Jepang.

5. Bebas biaya pengurusan visa pelajar.

6. Tanpa ikatan dinas.

Baca juga: Pendaftaran STAN 2021 Dibuka, Ini Syarat Nilai Minimal UTBK 2021

Pilihan program studi

1. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.