Kompas.com - 29/04/2021, 15:30 WIB
Alumnus Unair: Menu Herbal untuk Inspirasi Berbuka Dok. Unair NewsAlumnus Unair: Menu Herbal untuk Inspirasi Berbuka

KOMPAS.com - Setelah seharian berpuasa, kadang kala keinginan untuk mengonsumsi beragam jenis makanan dan minuman saat berbuka menjadi tak terbendung.

Momen berbuka yang kerap dianggap sebagai ajang "balas dendam" atas rasa lapar dan haus bisa membuat seseorang berpotensi menyantap hidangan yang sebenarnya kurang baik bagi kesehatan.

Alih-alih menyehatkan bagi tubuh, mengonsumsi makanan atau minuman secara berlebihan ketika berbuka puasa bisa menimbulkan masalah kesehatan tubuh.

Alumni Fakultas Vokasi Pengobat Tradisional Universitas Airlangga (Unair) Arif Pandhu dalam diskusi virtual Himpunan Mahasiswa Pengobat Tradisional Unair berpendapat, berbuka puasa harus dilakukan dengan penuh rasa syukur dan kehati-hatian.

Baca juga: Peneliti IPB Temukan Minuman Penurun Gula Darah Berbasis Rempah

Pandhu menjelaskan bahwa ketika berbuka sebaiknya menghindari makanan dingin, terlalu asam, terlalu asin, dan terlalu pedas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tubuh yang berpuasa itu api pencernaannya meredup, seperti bayi sehingga kita tidak boleh gegabah dalam memakan sesuatu (saat berbuka),” ujar Pandhu seperti dikutip dari laman Unair News, Kamis (29/4/2021).

Aneka resep minuman herbal

Pandhu menyarankan untuk berbuka dengan makanan atau minuman yang bersifat hangat dan memiliki sifat manis alami. Salah satu contohnya adalah herb tea (teh herbal).

Berbicara mengenai herbal, Pandhu juga memberikan beberapa resep masakan dan minuman yang mengandung herbal dan baik dikonsumsi untuk berbuka.

Untuk makan, lanjut dia, pasayam bisa menjadi pilihan, yakni makanan khas India yang terbuat dari kacang hijau, biji jali, kayu manis, cengkeh, adas, kapulaga, gula, santan, dan pandan.

Baca juga: Peneliti IPB: Tanaman Herbal Ini Berkhasiat Redakan Asam Urat

Sementara itu, untuk teh bisa mencoba wedang sereh yang terbuat dari sereh, kayu manis, cengkeh, gula, madu.

Kedua, golden milk (turmeric latte) yang terbuat dari susu nabati 300 ml, setengah bubuk kunyit atau temulawak, seujung sendok teh kayu manis, sejumput merica, dan gula aren atau madu sebagai pemanis.

Bisa pula dicoba masala chai, yaitu campuran rempah-rempah bubuk yang bisa ditambahkan dalam minuman seperti susu hangat, cokelat hangat, atau air jeruk hangat.

Meski begitu, Pandhu menyampaikan tidak semua orang cocok mengonsumsi herbal dalam keadaan perut kosong.

"Oleh karena itu, kenali apa yang paling sesuai dengan tubuh kita," sarannya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X