Kompas.com - 28/04/2021, 08:03 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat wawancara program Beginu bersama Pemimpin redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho di M Bloc Market, Kamis (15/4/2021). KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat wawancara program Beginu bersama Pemimpin redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho di M Bloc Market, Kamis (15/4/2021).
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendorong mahasiswa UNS kembangkan usaha rintisan di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif di masa pandemi Covid-19.

Dia menyampaikan, berdasarkan data Opus Economy Creative Outlook 2020, sektor ekonomi kreatif Indonesia diperkirakan mampu menyumbang hingga Rp 1.100 triliun ke Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Baca juga: UI Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia Versi Scimago

Hal itu menjadikan Indonesia berada di urutan ke-3 dalam jumlah kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap PDB negara.

Memang, kata dia, pandemi Covid-19 ini tentu berdampak pada subsektor ekonomi kreatif.

Dia pun mengakui hampir semua subsektor ini mengalami penurunan dalam kontribusi terhadap PDB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, terdapat dua subsektor yang mengalami nilai positif pada laju pertumbuhan PDB, yaitu subsektor aplikasi dan game developer serta televisi dan radio.

"Aplikasi dan game developer semakin meningkat, termasuk e-sport. Industrinya sudah lebih dari Rp 16 triliun per hari ini. Televisi dan radio juga berkembang karena orang banyak dirumah, termasuk sinetron Ikatan Cinta," jelas dia melansir laman UNS, Rabu (28/4/2021).

Dia menyebut, tiga subsektor yang biasanya berkontribusi besar pada PDB, seperti fesyen, kuliner, dan kriya mengalami penurunan yang signifikan saat ini.

Baca juga: Unila Raih Dua Peringkat Dunia

Sandiaga menyatakan, penurunan subsektor ini disebabkan karena belum secara optimal beradaptasi pada digitalisasi.

"E-commerce dan platform lainnya yang mendukung dan memudahkan pelaku UMKM untuk berubah menjadi digital business belum maksimal diaplikasikan oleh pelaku fesyen, kuliner, maupun juga kriya. Sudah ada yang mulai tapi masih terbatas," tegas dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X