Kompas.com - 26/04/2021, 10:18 WIB
SMP Labschool Jakarta bersama POMG menggelar Gema Ramadhan 2021 lewat sejumlah kegiatan diadakan secara daring dan luring sebagai bagian dari pendidikan karakter siswa. DOK. LABSCHOOL JAKARTASMP Labschool Jakarta bersama POMG menggelar Gema Ramadhan 2021 lewat sejumlah kegiatan diadakan secara daring dan luring sebagai bagian dari pendidikan karakter siswa.

Kepala Sekolah SMP Labschool menyampaikan, orangtua ingin anak-anak terlibat langsung dengan menggunakan protokol kesehatan.

"Hari ini (24/4/2021) mengunjungi Bantar Gebang. Anak-anak diedukasi rasa syukur dengan berbagi. Dari yang kita miliki, ada hak-hal orang laihn yang harus diberikan," jelas Asdi.

Anak-anak, tambahnya, juga belajar banyak hal yang selama ini barang kali belum didapatkan selama belajar di kelas. Misal, bagaimana dari sampah bisa dihasilkan menjadi pembangkit tenaga listrik. 

"Tidak hanya itu, anak-anak juga melihat kehidupan real, bagaimana masjid di sana yang aktif melakukan kajian dan lain. Hal ini menunjukkan pada anak-anak kehidupan yang penuh warna-warni," ujarnya.

Baca juga: Angkat Harmoni Islam, Uhamka Gelar Seri Lomba Gebyar Ramadhan 2021

Pendidikan karakter di masa pandemi

Sebagai orangtua Ayu mengakui pendidikan karakter selama masa belajar dari rumah (BDR) bukan perkara mudah. Kegiatan "Gema Ramadhan" yang digelar pihak sekolah bekerja sama dengan POMG menjadi momentum tepat untuk memberikan pendidikan karakter.

"Alhamdulillah, kegiatan sehari-hari anak saya selama Ramadhan cukup padat meskipun dengan online," ungkap Ayu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pagi bangun tidur sudah Tadaruz jam 07.00 WIB bersama guru-guru, lanjut pelajaran sekolah. Setelah itu dilanjut Opus, ada juga cerdas cermat dan lainnya. Ini sesuai dengan visi Labschool yakni tidak hanya urusan ilmu melainkan juga iman dan amal," tegasnya.

Ayu menyampaikan, meski dilaksanakan di tengah krisis pandemi Covid-19, antusiasme orangtua dan siswa tidak berkurang dalam mendukung Gema Ramadhan yang dilaksanakan sekolah.

Jumlah paket terkumpul tahun ini, kata Ayu, justru melampaui target yang semula hanya 500 paket namun berhasil terkumpul 750 paket bantuan sembako dan iftar.

Keberhasilan sinergi POMG dan pihak sekolah Labschool ini, jelas Asdi, merupakan buah dari adanya komunikasi dan keterbukaan dari sekolah.

"Sekolah selalu mengomunikasikan seluruh kegiatan kepada orangtua. Laporan pun disampaikan secara terbuka, termasuk keuangan dilaporkan kepada orangtua," jelasnya.

Hal ini mendorong pihak orangtua terlibat aktif dalam berbagai kegiatan yang dilakukan sekolah.

Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X