Kompas.com - 23/04/2021, 23:08 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim menyampaikan paparan dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/1/2020). Rapat tersebut membahas penjelasan struktur Kemendikbud berdasarkan Perpres No 82 Tahun 2019 dan Permendikbud No 45 Tahun 2019 serta evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan Kemendikbud TA 2019 dan persiapan TA 2020 khususnya sarana dan prasarana pendidikan. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj. ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoMenteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim menyampaikan paparan dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/1/2020). Rapat tersebut membahas penjelasan struktur Kemendikbud berdasarkan Perpres No 82 Tahun 2019 dan Permendikbud No 45 Tahun 2019 serta evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan Kemendikbud TA 2019 dan persiapan TA 2020 khususnya sarana dan prasarana pendidikan. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menyampaikan kritik, saran, dan masukan kepada Mendikbud Nadiem Makarim terkait draf naskah Kamus Sejarah Indonesia.

Menurut Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini, Mendikbud Nadiem akan menyusun tim baru dalam melakukan revisi total naskah Kamus Sejarah Indonesia.

Baca juga: Mendikbud: Saya Tanggung Jawab Koreksi Naskah Kamus Sejarah Indonesia

"PBNU juga telah menugaskan Arifin Junaedi untuk menjadi salah satu tim perumus yang akan menyampaikan masukan-masukan agar sejarah ini dapat diluruskan," ucap dia melansir laman Kemendikbud, Jumat (23/4/2021).

Putri Abdurrahmad Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid menyampaikan, NU dan keluarga Gus Dur mengapresiasi respons cepat Mendikbud atas polemik naskah Kamus Sejarah Indonesia.

Yenny menyatakan, semua kalangan NU bersyukur atas kejadian ini, dengan begitu Kamus Sejarah Indonesia bisa segera diperbaiki.

Dengan tujuan, agar generasi muda Indonesia bisa lebih mengenal lagi tokoh-tokoh bangsa.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Agar mereka (generasi muda) bisa berkontribusi terhadap kemerdekaan maupun pengisian kemerdekaan bangsa Indonesia," jelas dia.

Yenny menegaskan, NU dan keluarga Gus Dur menganggap polemik Kamus Sejarah Indonesia telah selesai.

Baca juga: Mendikbud Pastikan Seleksi CPNS dan PPPK Akan Transparan

"Kita akan memberikan asistensi kepada mas Nadiem dan timnya untuk merevisi buku Kamus Sejarah itu supaya lebih lengkap," ujar Direktur Wahid Foundation ini.

Tanggung jawab koreksi 

Mendikbud Nadiem Makarim berjanji akan bertanggung jawab dalam mengoreksi Kamus Sejarah Indonesia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X