Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/04/2021, 15:37 WIB
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Bayu Dwi Apri Nugroho dengan tim Startup RiTx Bertani berhasil menoreh prestasi sebagai pemenang pertama kategori Startup pada Hermes Award tahun 2020 di ajang Hannover Messe Jerman.

Bayu mengatakan, hadirnya RiTx Bertani dilatarbelakangi hasil penelitiannya saat menempuh pendidikan S3.

Berdasarkan data sekunder tahun 1980-2010 menunjukkan adanya penurunan produktivitas sektor pertanian hingga 20 persen.

Hal ini merupakan imbas dari kurangnya akses informasi petani terhadap ketidakpastian iklim dan cuaca.

Baca juga: Yuk Intip Prodi Teknik Lepas Pantai dan Prospek Kerjanya

Bayu menilai, prakiraan yang dilakukan BMKG hanya sampai pada tingkat kabupaten atau kota yang kurang tepat sebagai acuan pertanian mengingat dalam jarak 2 kilometer cuaca yang terjadi dapat berbeda.

“Saat petani ditanya mereka hanya menuturkan bahwa gagal panen yang terjadi dikarenakan salah mongso (musim). Padahal, ketidakpastian iklim dan cuaca dapat dipelajari secara ilmiah. Iklim merupakan siklus dan pergeseran cuaca dapat diprediksi,” terang Bayu dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Survei UGM: Mahasiswa Lebih Nyaman Kuliah secara Blended Learning

Meningkatkan produktivitas petani

Bayu mengungkapkan, tujuan utama RiTX Bertani selain membantu meningkatkan produktivitas petani, tapi juga melakukan perubahan perilaku bertani di Indonesia menjadi berbasis data terstruktur.

Startup RiTx Bertani dari PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa memiliki konsep Smart Farming 4.0 dengan menggunakan alat sensor untuk melakukan pengambilan data secara real time pada lahan pertanian dan perkebunan.

Baca juga: Ini 5 Cara Jaga Tubuh Tetap Terhidrasi Selama Puasa ala Pakar IPB 

Data yang dihasilkan RiTx Bertani

Data yang didapatkan dari RiTx Bertani ini berupa:

1. Cuaca

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+