Kompas.com - 20/04/2021, 14:19 WIB
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu meresmikan kampus barunya di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Dok. IAIN PaluInstitut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu meresmikan kampus barunya di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Setelah diguncang bencana gempa bumi dan tsunami pada 28 September 2018, Provinsi Sulawesi Tengah terus berbenah. Khususnya dalam hal membangkitkan perekonomian daerahnya.

Bencana besar kala itu menyebabkan ribuan korban jiwa dan warga kehilangan rumahnya. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi warga Sulawesi Tengah, khususnya Palu dan Donggala.

Pada masa pemulihan perekonomian ini, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu meresmikan kampus barunya di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.

Dengan adanya perguruan tinggi, diharapkan bisa membantu membangkitkan ekonomi Sulawesi Tengah sekaligus meningkatkan sumber daya manusia sekitar.

Baca juga: Unair Buka Jalur Seleksi Mandiri Kemitraan, Cek Syarat dan Jadwalnya

Adanya kampus bisa tingkatkan perekonomian

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Palu, Abidin mengungkapkan, IAIN Palu Kampus Sigi akan mulai beroperasi pada Juli 2021.

"Semester depan, tepatnya pada Juli 2021, IAIN Palu akan mulai mengaktifkan kampus baru di Kabupaten Sigi. Rencana kedepannya mayoritas kegiatan belajar mengajar akan aktif di Sigi," kata Abidin dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (20/4/2021).

Saat ini pendaftaran sudah dibuka melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN. Menurut Abidin, adanya kampus bisa membangkitkan ekonomi daerah.

Baca juga: Ini Cara Dosen Itera Olah Sampah Organik Jadi Bermanfaat

Dengan keberadaan IAIN Palu, lanjut Abidin, pembangunan Sigi akan berlangsung lebih cepat. Dengan adanya kampus, masyarakat bisa membuka warung, laundry, kos, maupun melakukan aktivitas dagang lainnya.

"Dagangan tersebut dapat dipastikan laris dan tahan lama, karena akan ada sekitar ribuan mahasiswa yang nantinya berkuliah di IAIN Palu saat kampus ini beroperasi penuh," ungkap Abidin.

Investor bisa masuk kembali

Abidin menambahkan, keberadaan kampus IAIN Palu bisa menjawab keluh kesah yang sering disampaikan masyarakat. Mereka sulit mencari investor dan investasi di Sulawesi Tengah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X