Kompas.com - 19/04/2021, 11:31 WIB
Petani memanen timun suri di Kunciran, Tangerang, Banten, Senin (21/05/2018). Timun suri menjadi salah satu buah favorit yang dijadikan bahan minuman untuk menu berbuka puasa. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIPetani memanen timun suri di Kunciran, Tangerang, Banten, Senin (21/05/2018). Timun suri menjadi salah satu buah favorit yang dijadikan bahan minuman untuk menu berbuka puasa.

KOMPAS.com - Selama bulan Ramadan, paling asyik jika menu berbuka puasa sajian yang segar.

Seperti es buah, es campur, dan aneka minuman yang terdiri dari bahan buah-buahan segar. Misalnya, semangka, blewah, jeruk, buah-buahan yang cukup mengandung air cukup banyak selalu menjadi pilihan menu berbuka.

Salah satu buah yang juga cukup populer untuk menu berbuka puasa, adalah timun suri.

Buah berbentuk lonjong, berwarna kuning kehijauan ini selalu laris dibeli banyak orang saat bulan puasa. Bahkan jarang sekali timun suri ini mengalami kenaikan harga.

Selain karena segar, murah dan banyak khasiatnya, ternyata menanam timun suri juga tidak sulit.

Baca juga: Peneliti IPB Temukan Minuman Penurun Gula Darah Berbasis Rempah

Menanam timun suri sendiri membutuhkan waktu 40-60 HST (Hari Setelah Tanam). Apalagi, timun suri busa juga ditanam di lingkungan rumah tangga dan perawatannya juga cukup mudah. Timun suri juga bukanlah tanaman musiman karena dapat ditanam kapan saja.

Dosen IPB University dari Departemen Agronomi dan Hortikulura, Fakultas Pertanian, Deden Derajat Matra, mengungkapkan fakta menarik tentang timun suri.

Timun suri bukan mentimun

Menurut  Deden, timun suri sebenarnya bukan timun. Berdasarkan klasifikasi ilmiah, timun suri sebenarnya bukan termasuk timun karena morfologi, kariotipe kromosom dan struktur buah timun suri lebih dekat dengan melon.

Baca juga: Peneliti IPB: Tanaman Herbal Ini Berkhasiat Redakan Asam Urat

Aman bagi penderita diabetes

Mengonsumsi timun suri setiap hari, kata Deden tidak berbahaya. Dalam penjelasannya disampaikan bahwa timun suri memiliki kandungan gula yang didominasi dari jenis fruktosa.

Fruktosa ini merupakan jenis gula yang aman sehingga bagus untuk kesehatan terutama untuk penderita diabetes dengan konsumsi normal.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X