Kompas.com - 14/04/2021, 17:35 WIB
Prestige Bilingual School, Medan, kembali melakukan kegiatan santunan anak yatim yang digelar pada 10-12 April 2021. DOK. PRESTIGE SCHOOLPrestige Bilingual School, Medan, kembali melakukan kegiatan santunan anak yatim yang digelar pada 10-12 April 2021.

KOMPAS.com - Meski kegiatan pembelajaran secara umum masih dilakukan secara daring, pendidikan karakter siswa, bukan berarti terhenti. Sebaliknya, bulan Ramadhan dapat dijadikan momen tepat untuk mendorong siswa tetap memiliki semangat berbagi.

Hal inilah yang mendorong Prestige Bilingual School, Medan, kembali melakukan kegiatan santunan anak yatim yang digelar pada 10-12 April 2021.

“Kami tidak hanya mengajarkan pengetahuan kepada siswa-siswi kami, namun yang terpenting adalah kami juga mengajarkan dan membimbing siswa-siswi kami untuk selalu berbagi," ujar Ade Setyawati, Kepala Sekolah Prestige Bilingual School melalui rilis resmi (14/4/2021).

Ade menjelaskan kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Prestige Bilingual School Medan. Tahun ini Prestige Bilingual School berhasil mengumpulkan donasi sebanyak 300 paket.

Dari sejumlah paket tersebut, Prestige Bilingual School bekerja sama dengan beberapa pihak dalam pendistribusian paket santunan untuk anak yatim. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan sekiranya dilakukan hanya di satu tempat.

Kali ini Prestige Bilingual School bekerja sama dengan Kecamatan Medan Denai, Dinas Pendidikan Kota Medan, beberapa sekolah, dan lingkungan setempat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini dengan Pembelajaran Berbasis Bimbingan

Tahap pertama sebanyak 80 paket santunan yatim disalurkan kepada anak yatim berusia sekolah yang berada di lingkungan Kecamatan Medan Denai dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Acara dihadiri Muhammad Ali Sipahutar (Camat Medan Denai), T. Hasyimi (Pembina Yayasan Pendidikan Muda Kuala), Sabar Risdadi (Ketua Yayasan Fatih Indonesia- Medan).

Dalam acara tersebut, Ade kembali menekankan pihaknya akan terus berperan aktif dalam kegiatan sosial masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim yang masih dalam usia sekolah agar mereka tetap bisa mendapatkan hak belajar sama.

Camat Medan Denai, M. Ali Sipahutar, memberikan apresiasi positif atas kegiatan yang dilakukan sekolah. "Terima kasih Prestige yang telah berperan aktif dalam kegiatan pemerintah untuk membantu warga kurang mampu, khususnya anak yatim piatu," ungkapnya.

Penyaluran tahap berikutnya dilakukan pada hari Senin, 12 April 2021, bertempat di SD 064977 Medan Tembung. Prestige Bilingual School mendistribusikan 50 paket bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Medan.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Adlan, beserta jajarannya. Dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Prestige Bilingual School.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat penuh keberkahan dan penuh kemuliaan. Jadi kami, atas nama Dinas Pendidikan Kota Medan, sangat mengapresiasi kepada Prestige Bilingual School yang telah melaksanakan kegiatan ini," ujar Adlan.

"Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya, karena peduli kepada anak yatim adalah pekerjaan yang mulia,” tambahnya.

Selanjutnya, kegiatan santunan anak yatim bersama Prestige Bilingual School akan terus dilanjutkan selama bulan suci Ramadhan.

Sebanyak 300 paket santunan akan didistribusikan di berbagai lokasi. Sasaran berikutnya adalah anak yatim yang berada di lingkungan sekitar Prestige Bilingual School.

Kegiatan santunan anak yatim ini didukung sepenuhnya pihak Yayasan Pendidikan Muda Kuala dan Yayasan Fatih Indonesia.

Baca juga: Dirjen Vokasi: Pendidikan Karakter Penting di Dunia Kerja dan Industri

“Kami merasa bangga bahwa sebagai sebuah lembaga pendidikan tidak melupakan kehidupan sosial di lingkungan warga sekitar yang sangat membutuhkan. Kami dari pihak yayasan akan terus mendukung penuh kegiatan yang sangat bermanfaat ini,” ungkap T. Hasyimi, Pembina Yayasan Pendidikan Muda Kuala.

“Kesuksesan kegiatan ini tak lepas dari peran aktif keluarga besar Prestige Bilingual School dan juga para donatur yang mendonasikan sebagian hartanya untuk menyukseskan kegitan ini,” pungkas Nurul Ihya, Ketua Pelaksana kegiatan santunan anak yatim.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X