Kompas.com - 10/04/2021, 14:54 WIB
Belajar Tatap Muka Terbatas di SMA Negeri 21 Makassar, Jumat (9/4/2021). IstBelajar Tatap Muka Terbatas di SMA Negeri 21 Makassar, Jumat (9/4/2021).
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Sejak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan lampu hijau diadakan belajar tatap muka terbatas, beberapa daerah sudah melakukan uji coba.

Belajar tatap muka terbatas boleh dilakukan, asal semua guru dan tenaga kependidikan di masing-masing sekolah telah mendapatkan vaksin lengkap.

Selain itu, peserta didik yang mengikuti tatap muka terbatas harus mengantongi izin dari wali murid atau orangtuanya.

Melakukan belajar tatap muka di tengah pandemi Covid-19, tentunya harus disertai dengan disiplin penerapan protokol kesehatan. 

Alhasil proses belajar mengajar di sekolah tetap bisa berjalan dan kesehatan semua pihak juga tetap terjaga.

Baca juga: Direktorat SMA: Ini 6 Prosedur Kantin Sekolah di Era Kebiasaan Baru

Dukung kesehatan semua pihak

Direktur SMP Ditjen PAUD Dikdas Dikmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Mulyatsyah mengatakan, segalanya harus dipersiapkan dengan matang untuk menjamin keselamatan seluruh elemen pendidikan di sekolah.

“Kesehatan serta keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran,” terang Mulyatsyah seperti dikutip dari laman Direktorat SMP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sabtu (10/4/2021).

Baca juga: Siswa, Ini Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Saat Belajar Tatap Muka

Mulyatsyah menyampaikan, berbagai faktor yang harus dipertimbangan dalam memulai pembelajaran tatap muka, antara lain:

1. Ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan.

2. Kesiapan fasilitas layanan kesehatan di sekolah seperti Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X