Kompas.com - 03/04/2021, 12:13 WIB
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Dosen Pendidikan Khusus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNS, Joko Yuwono mengaku, anak-anak autis memiliki hak-hak yang harus dipenuhi ketika masa pandemi Covid-19.

"Terutam dalam akses kesehatan. Itu paling utama bagi anak-anak autis di kala pandemi Covid-19 ini," ucap dia melansir laman UNS, Sabtu (3/4/2021).

Dia menyatakan, orangtua dan guru juga harus memastikan anak-anak autis tetap berada di rumah, terawasai dan terlindungi dari bahaya Virus Covid-19.

Baca juga: Jumlah Peminat UNS Naik Lewat Jalur SNMPTN 2021

Joko juga menyebutkan, akses pendidikan juga harus tersedia bagi anak autis.

Para orangtua maupun guru harus memastikan layanan pendidikan yang bermakna dan tepat bagi anak autis.

Guru dapat menyiasatinya dengan mengembangkan kreativitasnya untuk menjangkau anak-anak.

"Begitu pun orangtua anak autis, mereka dapat memaksimalkan aktivitas di rumah sebagai bagian dari stimulasi perkembangan anak agar tetap tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan," ungkap dia.

Dalam merawat anak autis, tentu orangtua akan menghadapi berbagai persoalan.

4 tantangan orangtua

Joko menyebutkan, ada 4 tantangan yang dihadapi orangtua yakni berkaitan dengan dirinya sendiri dan anak autis, keluarga, profesional, dan masyarakat.

Persoalan dengan anak autis dapat dikatakan sebagai persoalan utama.

Baca juga: Pakar Unpad: Vaksinasi Covid-19 Harus Diberikan ke Orang Sehat

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.