Kompas.com - 31/03/2021, 16:00 WIB
Siswi mencuci tangan sebelum masuk kelas saat hari pertama masuk sekolah pembelajaran tatap muka di SMAN 1 Mataram, NTB, Senin (4/1/2021). Pembelajaran secara tatap muka terbatas di tengah pandemi Covid-19 pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 mulai dilaksanakan di wilayah NTB pada Senin (4/1) di sejumlah sekolah jenjang SMA, SMK dan SLB dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDISiswi mencuci tangan sebelum masuk kelas saat hari pertama masuk sekolah pembelajaran tatap muka di SMAN 1 Mataram, NTB, Senin (4/1/2021). Pembelajaran secara tatap muka terbatas di tengah pandemi Covid-19 pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 mulai dilaksanakan di wilayah NTB pada Senin (4/1) di sejumlah sekolah jenjang SMA, SMK dan SLB dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

KOMPAS.com - Dalam SKB 4 Menteri yang diumumkan, Selasa (30/3/2021) sekolah wajib memberikan pilihan tatap muka terbatas bagi peserta didiknya.

Namun kebijakan ini bisa dilakukan jika pendidik dan tenaga kependidikan sudah menerima vaksin Covid-19 lengkap.

Selain itu, tatap muka terbatas juga diperbolehkan jika anak didik mendapat persetujuan dari orangtua.

Sehingga pihak sekolah juga tetap harus memfasilitasi anak-anak yang belum diperbolehkan mengikuti tatap muka terbatas.  

Baca juga: Targetkan 17,9 Juta Siswa, Ini Cara Daftar KIP Sekolah SD-SMA 2021

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menerangkan, pihak sekolah wajib memberikan pilihan tatap muka terbatas bagi semua peserta didiknya. Dalam pelaksanaannya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga memberikan kebebasan pada sekolah, peserta didik akan dibagi dalam berapa rombel (rombongan belajar). 

"Sekolah wajib memberikan pilihan tatap muka terbatas setelah guru dan tenaga kependidikan menerima vaksin lengkap. Sekolah diberi kebebasan, tatap muka terbatas dilakukan berapa kali seminggu atau dibagi berapa rombel," kata Nadiem dalam keterangan resmi SKB 4 Menteri yang dilaksanakan secara daring, Selasa (30/3/2021).

Hasil SKB 4 Menteri

Berikut poin-poin penting dalam SKB 4 Menteri yang disampaikan Mendikbud:

1. Satuan pendidikan wajib memenuhi daftar periksa sebelum memulai layanan pembelajaran tatap muka terbatas.

Baca juga: Indofood Buka Lowongan Kerja 2021 untuk Lulusan SMA, D3-S1

2. Pembelajaran tatap muka terbatas dikombinasikan dengan pembelajaran jarak jauh untuk memenuhi protokol kesehatan.

3. Orangtua atau wali dapat memutuskan bagi anaknya untuk tetap melakukan pembelajaran jarak jauh walaupun satuan pendidikan sudah memulai pembelajaran tatap muka terbatas.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X