Kompas.com - 26/03/2021, 16:12 WIB
Ilustrasi Kampus Shutterstock.comIlustrasi Kampus
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), Jamal Wiwoho berbicara soal kesiapan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menggelar kuliah tatap muka di tahun ini.

Jamal mengatakan, Majelis Rektor PTN menyerahkan sepenuhnya kebijakan untuk menggelar kuliah tatap muka ke masing-masing pimpinan kampus atau rektor.

Baca juga: UNS Siap Kuliah Tatap Muka Asal Peroleh Izin

"Tapi selama memenuhi persyaratan yang diberlakukan pemerintah," sebut dia melansir laman UNS, Jumat (26/3/2021).

Dia menyatakan, dalam beberapa rapat yang pernah digelar Majelis Rektor PTN, mayoritas PTN sudah siap menggelar kuliah tatap muka.

Namun, pelaksanaan kuliah tatap muka harus mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri terkait Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/ 2021 di masa pandemi Covid-19.

SKB itu ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Rektor berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 manakala akan membuka. Karena sebetulnya masing-masing rektor sudah pada siap," jelas dia.

Jamal menegaskan kuliah tatap muka harus dilakukan secara bertahap dan bersyarat.

Baca juga: Mendikbud: Perguruan Tinggi Jangan Tolak Mahasiswa Pemegang KIP Kuliah

Pernyataan ini sama seperti yang dilontarkan pada 11 Februari lalu soal rencana penyelenggaraan kuliah tatap muka di awal semester genap.

"Bersyarat itu Satgas Covid-19 harus memperbolehkan, orangtua memperbolehkan, dan anak-anak punya pilihan, ikut atau tidak ikut," terang Jamal yang juga menjabat sebagai Rektor UNS.

UNS siap kuliah tatap muka

Saat ditanya mengenai kelanjutan koordinasi antara UNS dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta, dia mengatakan UNS sudah siap jika telah diberikan izin.

"Kalo saya sepanjang Satgas Covid-19 ok, saya sudah ok. No problem. Tapi, tidak seluruhnya boleh masuk, sebagian saja. Supaya tidak terjadi kerumunan yang banyak," ungkap dia.

Jamal menuturkan, agenda untuk membicarakan kuliah tatap muka di UNS dengan Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, sudah direncanakan.

Dalam hal ini, Gibran Rakabuming Raka berencana untuk bersilaturahmi ke UNS.

Baca juga: UGM Mulai Kuliah Tatap Muka di Agustus

"Iya sebetulnya sudah kita jadwalkan hari Senin lalu. Tapi, karena Mas Gibran ada acara kemudian di cancel. Dan, tadi sudah menyampaikan mohon maaf belum bisa ke sana. Memang akan ke UNS," tukasnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.