Seberapa Gigih Mahasiswa di Indonesia? Ini Kata Survei!

Kompas.com - 22/03/2021, 20:33 WIB
Seberapa Gigih Mahasiswa di Indonesia Growth CenterSeberapa Gigih Mahasiswa di Indonesia

Dikarenakan data sampel yang diambil dari masing-masing universitas jumlahnya berbeda-beda, grafik yang ditampilkan tidak digunakan sebagai perbandingan antara satu universitas dengan universitas lainnya.

Akan tetapi, data tersebut digunakan untuk mendeskripsikan proporsi responden di empat tipologi grit.

Hasil ini tentu sangat baik karena mayoritas mahasiswa dan lulusan universitas di Indonesia termasuk ke dalam tipe Achiever—orang-orang dengan kegigihan tinggi.

Menurut penelitian yang dilakukan Duckworth dan rekan-rekannya (2007), seseorang dengan kegigihan tinggi mencapai keberhasilannya seperti “berlari maraton”. Mereka bertekad kuat dan bekerja keras untuk mengatasi tantangan—bahkan kegagalan—selama proses pencapaian tujuan.

Tidak hanya itu, seseorang dengan kegigihan tinggi juga bisa mengatasi kebosanan atas apa yang sedang mereka kerjakan, tidak kehilangan fokus bahkan saat tidak didukung oleh orang-orang di sekitarnya.

Terkait kegigihan yang dimiliki pelajar, Duckworth melakukan penelitian di sebuah sekolah militer di Amerika Serikat, yaitu West Point Military Academy.

Setiap tahun, 1 dari 20 pelajar memutuskan keluar (drop out) dari sekolah militer tersebut, di tahun pertama mereka.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Duckworth dan timnya pun memberikan tes grit kepada para pelajar untuk melihat apakah grit atau kegigihan dapat memprediksi siapa yang akan keluar dan siapa yang tetap melanjutkan belajar di sekolah tersebut.

Hasilnya, grit atau kegigihan terbukti menjadi indikator terbaik dibandingkan indikator/alat tes yang sebelumnya digunakan. Pelajar dengan kegigihan tinggi tidak akan menyerah, tetap belajar dan tidak akan keluar (drop out) dari sekolah militer tersebut.

Lalu, bagaimana dengan mereka yang termasuk ke dalam tiga tipe lain, yaitu Planner, Executor dan Pivoter?

Tentu saja, kegigihan seseorang bisa diperkuat atau dikembangkan. Artikel minggu depan akan membahas bagaimana kita mengembangkan kegigihan diri. Nah, sebelumnya, jika kamu ingin mengetahui termasuk dalam tipologi grit yang manakah dirimu, kamu bisa cek dan klik di sini

(*) Arki Sudito - Co-founder & CEO Growth Center dan Alistair Tody - Consultant Growth Center | Growth Center, HR Business Accelerator - membantu individu menemukan dan mengembangkan potensi diri, agar menjadi versi terbaik diri mereka | Powered by Kompas Gramedia

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X