KOMPAS.com - Bagi para guru SMA atau sederajat, kali ini bakal mendapatkan buku untuk bahan mengajar yang berisikan serba-serbi Asia Tenggara atau negara yang bergabung di ASEAN.
Rencananya, sebelum tahun ajaran pada Juli mendatang buku mengajar ini sudah mendarat di tangan para guru. Sehingga, guru bisa segera meramu bahan ajar bagi siswa.
Dilansir dari laman resmi kemdikbud.go.id, buku ini, merupakan hasil kerja sama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbud, Hendarman mengungkapkan bahwa dengan adanya buku ini diharapkan dapat mendorong guru dan peserta didik untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya ASEAN bagi Indonesia.
"Bagi para guru, buku ini dapat mendorong peningkatan keterampilan guru dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran mengenai ASEAN yang inovatif, interaktif, mengaplikasikan beragam strategi dan metode penyajian pembelajaran," ujar Hendarman.
Baca juga: Menristek: Negara ASEAN bersama Hadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0
Buku bahan pengajaran ASEAN bagi pendidikan menengah menyuguhkan berbagai hal yang terjadi di kawasan Asia Tenggara.
Diantaranya studi politik, sistem hukum, serta budaya dan sejarah ASEAN dari seluruh negara anggota.
Negara yang bergabung di ASEAN diantaranya Indonesia, Kamboja, Laos, Myanmar, Filipina, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Vietnam.
Merujuk hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tahun 2015, pemahaman masyarakat Indonesia mengenai ASEAN masih rendah.
Sehingga, dengan adanya buku ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman politik dan kerja sama luar negeri kepada generasi muda Indonesia terhadap ASEAN.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & Ketentuan
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.