Malang Raya Mulai Vaksinasi, Belajar Tatap Muka Semakin Dimatangkan

Kompas.com - 07/03/2021, 08:01 WIB
Pengendara melintas di Bundaran Tugu Kota Malang saat turun gerimis, Jumat (5/7/2019) ANDI HARTIKPengendara melintas di Bundaran Tugu Kota Malang saat turun gerimis, Jumat (5/7/2019)

KOMPAS.com - Keinginan Pemerintah Daerah (Pemda) tiga daerah di Malang Raya untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka semakin serius.

Secara bertahap, para guru dan tenaga pendidik melakukan vaksinasi di Rumah Sakit (RS) dan Puskesmas setempat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwardjana, sudah memiliki daftar vaksinasi guru dan tenaga non pendidik.

"Yang terdaftar 9.873 guru dan tenaga non pendidik. Untuk lokasi vaksinasi, diberikan kemudahan dengan memilih RS atau Puskesmas terdekat," kata Suwardjana.

Baca juga: Komisi X DPR: Guru Honorer Juga Harus Dapat Vaksin

Dia menambahkan, vaksinasi pada guru memang direncanakan usai pelaksanaan vaksin pada ASN di bawah Pemkot Kota Malang.

Divakasin jelang tatap muka

Suwarjana menjelaskan dari data tenaga non pendidik diantaranya satpam, petugas tata usaha, petugas kebersihan serta kelengkapan lain dalam satuan pendidikan. Alasan dicantumkannya sivitas tersebut merupakan bentuk antisipasi dari Disdikbud Kota Malang menjelang persiapan sekolah tatap muka yang ditaksir bakal terlaksana dalam waktu dekat.

Meski tak menyebut secara pasti kapan terlaksana, Suwarjana menuturkan percepatan vaksinasi menjadi upaya pihaknya segera menggelar sekolah tatap muka.

"Kalau protokol kesehatan bagus tren positif akan terus turun. Insyaallah Juli ditargetkan bisa kita tatap muka," ungkapnya.

Sementara, vaksinasi ini sendiri sudah dilakukan akhir Februari 2021 lalu. Kepala Sekolah SMP Negeri 11 Malang Dyah Pancaning Palupi juga telah melaksanakan vaksin berdasarkan informasi dari Disdikbud Kota Malang. "Sudah ada plot khusus masing-masing klinik rujukan pada beberapa sekolah," ujarnya.

Hal lain diungkapkan oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Malang Budi Santoso. Ia menyebutkan informasi ini berasal dari Musyawarah Kelompok Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri melalui sambungan WhatsApp. Ada sekitar 12 SMP Negeri yang telah terjadwal pada akhir Februari lalu untuk mengikuti vaksinasi tahap pertama.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X