Kompas.com - 05/03/2021, 21:00 WIB
Ilustrasi petani SHUTTERSTOCK.com/FENLIOQIlustrasi petani

Beberapa image petani yang melekat di generasi muda seperti:

  • Petani identik dengan tenaga kerja yang sudah lanjut usia
  • Bekerja di alam terbuka dan kotor
  • Penghasilannya kurang

“Untuk itu, penting mengubah image petani. Bahwa profesi ini sebetulnya bisa membanggakan,” ungkap dosen yang ahli di bidang penyuluhan pertanian ini.

Sunarru menerangkan, ide-ide untuk membangun pertanian modern merupakan ide yang menunjang regenerasi petani ke depan. Misalnya dengan melakukan beberapa cara berikut ini:

1. Lakukan pertanian modern

Pertanian modern merupakan kegiatan bertani yang memanfaatkan teknologi atau inovasi di bidang pertanian. Mulai dari hulu hingga ke hilir, serta pengendalian hama dan penyakitnya.

2. Perbaiki proses manajemen

Pertanian merupakan proses manajemen, yang dimulai dari pratanam hingga pascapanen. Banyak pemuda bergerak di hilir yaitu, mengolah kemudian memasarkan. Namun saat produksi pertanian bisa melimpah. Tetapi kemudian harganya turun karena tak bisa dipasarkan dengan baik.

3. Petani adalah pengusaha atau manager

Dengan menerapkan nilai ini, pertanian juga dianggap sebagai bisnis.

Baca juga: Bantu Petani saat Corona, IPB Lakukan Program Belanja Sayur dari Rumah

4. Kegiatan penyuluhan pertanian

Penyuluhan pertanian sering kali fokus pada pengembangan inovasi budidaya pertanian. Tetapi, akan sangat baik apabila dikembangkan pula inovasi manajemen pemasaran.

5. Konsep pemuda penyuluh swadaya.

Pemuda-pemuda yang sudah bergerak di bidang pertanian, akan diarahkan untuk menjadi pemuda penyuluh kepada para pemuda desa. Mereka berperan sebagai pendamping dalam sektor pertanian. Ada penyuluh swadaya dan pemuda penyuluh swadaya.

“Menurut saya, cara ini akan mempengaruhi psikologis pemuda desa. Ketika pemuda diberi penyuluhan oleh pemuda juga yang berhasil dengan pertaniannya. Maka atensinya akan lebih tinggi dan percaya. Ketertarikan mereka bekerja di pertanian akan tumbuh,” tegas Sunnaru.

Baca juga: Dirjen Vokasi: Saatnya Ubah “Mindset” Petani Pekerja Jadi Petani Entrepreneur

6. Transfer pengalaman

Transfer pengalaman merupakan hal yang penting. Karena akan memberikan self efficacy atau semacam keyakinan diri akan berhasil. Kunci orang berwirausaha adalah yakin bisa meraih keberhasilan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X