Kompas.com - 11/02/2021, 12:43 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim melakukan kunjungan kerja ke Papua Barat. DOK. KemendikbudMendikbud Nadiem Makarim melakukan kunjungan kerja ke Papua Barat.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Mendikbud Nadiem Makarim sedang melakukan kunjungan kerja bersama tim Kemendikbud lainnya ke Papua Barat.

Saat mengunjungi sekolah SLB Negeri Sorong, Nadiem mengajak guru honorer segala usia untuk bisa mendaftar dan mengikuti seleksi menjadi guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Baca juga: Mendikbud: Siswa Papua Barat Senang Sudah Belajar Tatap Muka

Karena, kata Nadiem, pemerintah sedang membuka kuota satu juta guru PPPK.

Pembukaan seleksi guru PPPK ini akan menyelesaikan masalah kekurangan guru dan kesejahteraan guru honorer di berbagai daerah.

"Kita berikan kesempatan yang adil dan demokratis bagi semua guru honorer untuk bisa menjadi guru PPPK," ungkap Nadiem dalam keterangan resminya, Kamis (11/2/2021).

Menurut dia, guru PPPK dan PNS statusnya sama-sama aparatur sipil negara (ASN) berdasarkan amanat Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014.

"Gaji dan tunjangan PPPK sama dengan PNS. Uang yang diterima tiap bulan itu akan sama, semoga tidak lagi ada mispersepsi," sebut dia.

Untuk menjaga kualitas guru, dia mengaku guru PPPK tetap harus melalui proses seleksi, bukan berdasarkan rekomendasi maupun pertimbangan lama mengajar.

"Undang-undang tidak memperbolehkan kita mengangkat guru PPPK dan PNS tanpa seleksi," kata Mendikbud.

Baca juga: SE Mendikbud: 2 Ketentuan Penerimaan Siswa Baru Masa Pandemi Covid-19

Bagi guru honorer yang belum dinyatakan lulus seleksi tahun ini, Mendikbud meminta untuk tidak berkecil hati.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X