Kompas.com - 02/02/2021, 14:28 WIB
Unifah saat menjelaskan peta jalan pendidikan DOK.capture webinar youtubeUnifah saat menjelaskan peta jalan pendidikan

KOMPAS.com- Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi meminta agar Pemerintah RI jangan membuat pernyataan yang meresahkan guru.

“Guru itu seperti terbebani banyak hal dari Kemendikbud. Namun, hampir setiap hari kami mendengar pernyataan yang tidak nyaman dari pemerintah. Misalnya, ada tunjangan profesi guru hanya dibayarkan pada guru yang berprestasi. Meskipun dibantah, banyak sekali pernyataan yang meresahkan para guru,” ujar Unifah dalam FGD Peta Jalan Pendidikan (PJP) yang diselenggarakan secara daring di Jakarta, Selasa, (2/2/2021).

Seharusnya, pemerintah dalam hal ini Kemendikbud bisa mengupayakan agar pembelajaran berlangsung efektif pada situasi sulit seperti saat ini.

Baca juga: Mendikbud Luncurkan Sekolah Penggerak, Kepala Sekolah Diminta Daftar

Ia mengatakan, bagaimana guru bisa tenang mengajar jika sewaktu-waktu harus mendengarkan kabar yang tidak enak.

"Dalam peta jalan pendidikan, kami ingin akses pendidikan bisa optimal. Kualitas bangsa bergantung pada kualitas para gurunya,"kata dia.

Kembalikan tunjangan profesi guru SPK

Unifah juga berharap pemerintah juga bisa mengembalikan tunjangan profesi guru Satuan Pendidikan Kerja sama (SPK).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Guru SPK bukan sekedar tempelan saja. Namun menjadi fokus utama untuk mencapai kualitas pendidikan yang diharapkan hingga 2035 mendatang," bebernya.

Tunjangan profesi yang dihentikan tersebut bersumber dari Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nomor 6 Tahun 2020.

Baca juga: Kemendikbud: Teknologi Tak Akan Menggantikan Guru-guru yang Baik

Dalam beleid tersebut, di Pasal 6 tercantum, tunjangan profesi ini dikecualikan bagi guru bukan PNS yang bertugas di satuan pendidikan kerja sama (SPK).

Saat ini, kriteria guru bukan PNS penerima tunjangan profesi diatur dalam Perdirjen GTK Nomor 5745/B.B1.3/HK/201 dengan kriteria antara lain:

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.