Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pakar UNS: Ini 5 Tips Aman Kelola Pengungsian Saat Pandemi

Kompas.com - 01/02/2021, 18:31 WIB
Albertus Adit

Penulis

KOMPAS.com - Sampai saat ini, kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Disamping itu, sejak awal 2021 juga dilanda bencana alam.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga 28 Januari 2021 tercatat sebanyak 236 bencana alam yang terjadi di Indonesia.

Adapun bencana yang terjadi di Indonesia itu didominasi oleh banjir. Hal ini mengingat sekarang intensitas hujan masih cukup tinggi.

Karena ada bencana, pasti ada tempat pengungsian. Untuk itu dibutuhkan tips aman untuk pengelolaan pengungsian selama pandemi Covid-19 ini.

Baca juga: Lulusan UNS Ini Jadi Kepala Sekolah pada Usia Muda, Simak Kisahnya

Selain mengungsi di rumah saudara, banyak pula masyarakat yang tertimpa musibah bencana mengungsi di barak-barak pengungsian.

Dengan situasi pandemi yang tak kunjung henti ini, barak-barak pengungsian bisa menjadi salah satu klaster penyebaran Covid-19.

Dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Dr. Rita Noviani membagikan tips aman.

Dijelaskan, perlu adanya penanganan khusus di tenda pengungsian. Kalau bisa pengungsi diberi tempat di bangunan pemerintahan agar lebih aman.

"Namun, kalau tidak bisa ya terpaksa harus di tenda dan pengelola pengungsian harus benar-benar memperhatikan protokol kesehatan," ujar Dr. Rita dikutip dari laman UNS, Senin (1/2/2021).

Berikut ini 5 tips aman yang dibagikan Dr. Rita:

1. Harus ada sirkulasi udara

Tempat pengungsian harus memiliki sirkulasi udara yang baik. Jangan sampai sirkulasi udara di tempat pengungsian buruk karena akan mempercepat penularan virus.

2. Wajib disemprot disinfektan

Tempat pengungsian wajib disemprot disinfektan secara rutin. Penyemprotan disinfektan dilakukan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 terutama dari permukaan benda-benda yang ada di pengungsian.

3. Ada pembatasan jumlah

Harus ada pembatasan jumlah pengungsi pada satu tempat. Jika pada saat normal satu tempat pengungsian dapat dihuni puluhan bahkan ratusan orang, saat pandemi ini harus diubah sistemnya.

Jumlah orang di tiap pengungsian tidak boleh terlalu banyak. Pengelola bisa mengelompokkan per keluarga apabila tempat pengungsian berbentuk tenda.

4. Masker bedah/medis

Terkait masker, para pengungsi juga diimbau memakai masker bedah atau masker medis untuk meningkatkan proteksi.

Masker kain atau masker berbahan scuba, terlebih yang hanya satu lapis sangat tidak disarankan untuk dipakai di pengungsian. Hal ini karena tingat proteksinya rendah.

5. Protokol kesehatan

Tips terakhir yang dapat dilakukan yakni baik pengungsi ataupun pengelola pengungsian harus berkomitmen untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Sering Olahraga di Rumah? Begini Konsep ala Dekan FKOR UNS

"Mereka harus selalu memakai masker sekalipun sedang berbicara, rajin mencuci tangan, dan menghindari kerumunan. Semoga dengan pelaksanaan kelima tips tersebut, para pengungsi terhindar dari penularan Covid-19," harapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com