Pakar IPB: 4 Penyebab Banjir Bandang Puncak Bogor

Kompas.com - 21/01/2021, 20:23 WIB
Banjir Bandang di Puncak Bogor Jawa Barat Selasa (19/1/2021). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANBanjir Bandang di Puncak Bogor Jawa Barat Selasa (19/1/2021).
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Banjir bandang menerpa Puncak, Bogor, Jawab Barat, beberapa hari yang lalu.

Dosen IPB dari Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Omo Rusdiana mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya banjir bandang di Bogor.

Baca juga: IPB Buka 4.250 Kuota Mahasiswa dari Berbagai Program Seleksi

Pertama, intensitas hujan yang tinggi. Kedua, kualitas tutupan lahan akibat deforestasi.

Ketiga, lahan kritis atau tidak produktif. Keempat, kondisi sungai serta penyimpangan penggunaan tata ruang.

"Jadi banjir bandang yang terjadi di Bogor merupakan hasil interaksi dari beberapa faktor itu," ungkap Omo melansir laman IPB, Kamis (21/1/2021).

Omo mengaku, ada hubungan erat antara banjir dengan tata ruang.

Biasanya, pengelolaan tata ruang untuk mengatur penggunaan ruang dalam kebutuhan hidup manusia dan pembangunan, khususnya lahan maupun ruang sesuai daya dukung dan tampungnya.

Dengan demikian, tata ruang yang sesuai aturan dan kaidah teknis, maka bisa mengurangi risiko terjadinya bencana. Kecuali, bila kondisi iklim yang ekstrim.

Namun, apabila terjadi pelanggaran terhadap tata ruang, maka risiko yang diterima akan besar.

Lahan tidak dukung fungsi resapan air

Dia menggambarkan, banjir bandang di Puncak, Bogor, beberapa waktu lalu akibat dari wilayah resapan air yang telah banyak dijadikan lahan terbangun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X