SMK Binaan Djarum Foundation Meraih Penghargaan Internasional

Kompas.com - 21/01/2021, 17:22 WIB
Djarum Foundation mendukung SMK Raden Umar Said di Kudus Jawa Tengah untuk berpartisipasi dalam gelaran ICEFest 2019 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition pada 19-29 Desember 2019 di BSD, Tangerang Selatan, Banten. DOK. KOMPAS.com/YOHANES ENGGARDjarum Foundation mendukung SMK Raden Umar Said di Kudus Jawa Tengah untuk berpartisipasi dalam gelaran ICEFest 2019 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition pada 19-29 Desember 2019 di BSD, Tangerang Selatan, Banten.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - SMK binaan Djarum Foundation, yakni SMK Umar Raden Said kembali mengukir prestasi yang membanggakan.

Lewat film animasi karya siswa berjudul "Unstring Your Heart", SMK Umar Raden Said ( SMK RUS) memenangkan nominasi dan menjadi pemenang di berbagai penghargaan, baik lokal maupun internasional.

Baca juga: Konimex Buka 12 Lowongan Kerja bagi Lulusan SMA/SMK, D3, dan S1

Yakni, HelloFest 2019, The 20th Kansas International Film Festival 2020, Canverra Short Film Festival 2020, Canberra Short Film Festival 2019, dan Pune Short Film Festival 2019.

Prestasi yang dicapai kembali membuktikan, bahwa SMK RUS terus bergerak meningkatkan keefektifan metode belajarnya, tanpa mengabaikan proses kreatif dan inovasinya.

Siapa sangka, siswa usia antara 15-17 tahun sudah dapat menghasilkan sebuah karya film animasi yang fantastis dan mampu bersaing di industri.

Banyak hal terkait yang menjadikan tolok ukur kesuksesan mereka.

Bahkan lulusan SMK RUS dipersiapkan kompetensinya dalam bidang tiga dimensi, agar siap terserap di dunia kerja atau industri film animasi.

"SMK RUS salah satu sekolah yang menerapkan konsep dan sistem pendidikan "Merdeka Belajar" yang dicanangkan Mendikbud Nadiem Makarim," kata Program Associate Djarum Foundation, Galuh Paskamagma dalam siaran persnya, Kamis (21/1/2021).

Siswa belajar sesuai minat dan passion

Dia menyebutkan, siswa di SMK ini bebas menentukan pelajaran apa yang ingin diambil dan dipelajari, sesuai dengan passion dan minat yang dimiliki.

Dia mencontohkan, jika seorang siswa jurusan animasi memiliki passion proses 3D Modeling, maka siswa ini merancang target kurikulum belajar yang berfokus 3D Modeling.

Baca juga: Lima Aspek Perubahan Kurikulum di SMK

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X