"Record of Ragnarok", Pertarungan Terakhir Dewa Melawan Umat Manusia

Kompas.com - 06/01/2021, 13:49 WIB
Komik Record of Ragnarok atau Shuumatsu no Walkure berhasil terjual sebanyak 4,3 juta eksemplar dan telah dikonfirmasi akan diadaptasi menjadi anime pada tahun 2021. Penerbit M&C menerbitkan komik ini di lini Akasha, lini khusus komik dewasa, karena temanya yang cukup sensitif dan penggambaran adegan bertarung yang dahsyat. DOK. M&C GRAMEDIAKomik Record of Ragnarok atau Shuumatsu no Walkure berhasil terjual sebanyak 4,3 juta eksemplar dan telah dikonfirmasi akan diadaptasi menjadi anime pada tahun 2021. Penerbit M&C menerbitkan komik ini di lini Akasha, lini khusus komik dewasa, karena temanya yang cukup sensitif dan penggambaran adegan bertarung yang dahsyat.

Oleh: Seryan Wira | Redaksi Komik M&C

KOMPAS.com - Dalam pertemuan untuk menentukan “keberlangsungan hidup umat manusia” yang diadakan di dunia langit setiap seribu tahun sekali, para dewa yang berkumpul di Valhalla telah memutuskan pemusnahan umat manusia.

Akan tetapi, keputusan tersebut ditentang seorang Valkyrie bernama Brynhildr. Dengan sengaja Brynhildr memancing emosi para dewa agar mereka mau memicu Ragnarok, pertarungan terakhir antara dewa melawan umat manusia.

Itulah klausa super spesial yang ada dalam undang-undang Valhalla, di mana 13 wakil umat manusia akan bertarung satu lawan satu dengan 13 wakil para dewa.

Bila umat manusia berhasil memenangkan 7 pertarungan, maka mereka akan mendapat jaminan untuk hidup selama seribu tahun lagi.

Baca juga: Novel Psychic Detective Yakumo, Si Mata Merah yang Memanggil Arwah

Terjual sebanyak 4,3 juta eksemplar

Akan tetapi, sejak lahirnya umat manusia, pasal ini belum pernah digunakan. Alasannya hanya satu, yakni manusia tidak akan pernah menang melawan dewa. Salah satu faktor yang menyebabkan itu adalah senjata umat manusia tidak akan bisa melukai dewa.

Brynhidlr yang mengajukan Ragnarok jelas paham akan hal itu. Brynhildr pun mengatur siasat dengan mengajak para saudiri Valkyrie-nya untuk membantu umat manusia dengan mengubah wujud mereka menjadi senjata, sehingga manusia bisa bertarung sejajar dengan dewa.

Kisah "Record of Ragnarok" ini menghadirkan banyak tokoh yang berasal dari berbagai mitologi maupun sejarah. Beberapa contoh di antaranya adalah dewa petir Thor, Loki, Lu Bu, Jack the Ripper, Leonidas, dan masih banyak lagi yang lain.

Setiap adegan pertarungan digambarkan dengan sangat seru sehingga membuat pembaca tanpa sadar akan menahan napas. Selain itu, para pembaca juga bisa belajar “sedikit” dari sejarah masing-masing tokoh yang bertarung.

Sangat cocok bagi para pembaca yang menyukai komik aksi.

Di Jepang, komik "Record of Ragnarok" atau yang juga dikenal dengan nama "Shuumatsu no Walkure" ini berhasil terjual sebanyak 4,3 juta eksemplar dan telah dikonfirmasi akan diadaptasi menjadi anime pada tahun 2021.

Penerbit M&C menerbitkan komik ini di lini Akasha, lini khusus komik dewasa, karena temanya yang cukup sensitif dan penggambaran adegan bertarung yang dahsyat.

Volume terbaru komik ini bisa diperoleh di gramedia.com: https://www.gramedia.com/search?q=record%20of%20ragnarok



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X