Kompas.com - 03/01/2021, 11:43 WIB
Beda Imunisasi dan Vaksin Dok. Disdik DKIBeda Imunisasi dan Vaksin

KOMPAS.com - Pemerintah telah menetapkan jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan di Indonesia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada 31 Desember 2020 lalu menetapkan 7 vaksin yang akan digunakan di Indonesia.

Tujuh vaksin tersebut adalah PT Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer Inc and BioNTech, Sinovac, dan Pfizer.

Sebelum maraknya vaksin di tengah pandemi, istilah imunisasi telah lebih dulu dikenal di Indonesia.

Baca juga: Mendikbud Nadiem: Ada 3 Dosa di Sekolah yang Tidak Boleh Ditoleransi

Dinas Pendidikan DKI Jakarta melalui akun Instagram sedikit membahas tentang pengertian vaksin dan imunisasi.

"Masih bingung apa bedanya vaksin dengan imunisasi? Yuk, cari tahu," tulis akun tersebut, beberapa hari lalu.

Imunisasi

Imunisasi merupakan upaya pembentukan kekebalan tubuh seseorang terhadap suatu penyakit.

Sehingga, jika suatu saat seseorang terkena penyakit yang sama, diharapkan tidak akan sakit parah atau hanya mengalami penyakit ringan.

Baca juga: Pakar IPB: Rempah dan Makanan Lokal Ini Dapat Cegah Covid-19

Imunisasi diselenggarakan pemerintah bekerja sama dengan masyarakat, swasta dan pihak-pihak terkait.

Tujuan imunisasi adalah menurunkan angka kesakitan, kematian dan kecacaran akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) antara lain difteri, pertussis, tuberculosis (TBC), hepatitis, pneumonia, polio, rubella dan campak.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X