Kompas.com - 24/12/2020, 12:32 WIB
Universitas Negeri Yogyakarta TribunnewsUniversitas Negeri Yogyakarta

KOMPAS.com - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) siap melaksanakan kuliah tatap muka atau luring. Namun diprioritaskan bagi mahasiswa semester 2 dan 6.

"Karena semester 2 belum pernah bertemu dosen, sedangkan semester 6 agar segera bisa menyelesaikan studinya," ungkap Plt. Rektor UNY Margana melansir laman UNY, Kamis (24/12/2020).

Baca juga: Awal Januari 2021, Undip Tetap Kuliah Online

Margana mengaku, mahasiswa semester 4 bisa menjalankan kuliah secara daring atau online, karena masih ditengah pandemi Covid-19. Sedangkan mahasiswa S2 harus mengambil kuliah online, karena tinggal penyelesaian dari apa yang sudah didapatkan pada jenjang S1.

Margana menyampaikan, apabila ada mahasiswa dan dosen memiliki penyakit penyerta, maka tidak perlu kuliah tatap muka, begitu pula bila dosen berusia di atas 55 tahun diperbolehkan untuk memilih, bisa luring maupun daring.

"Inilah yang sedang kami kaji bersama dengan BEM dan DPM," jelas dia.

Dia mengatakan, pada bulan Januari akan disampaikan keputusan resminya, karena pada awal Februari kuliah akan dimulai. Untuk waktu kuliah normal 1 SKS, yakni 50 menit. Tapi karena masa pandemi ini dibuat hanya 30 menit.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi untuk 2 SKS selama 60 menit. Untuk sela waktu kuliah yang dahulu 15 menit ditingkatkan menjadi satu jam," ungkap pria yang kini menjadi Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni UNY.

Untuk pembelajaran mata kuliah praktik, lanjut dia, jika dapat dilakukan dengan project based learning, maka bisa dengan kuliah online.

Baca juga: UNY Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru

Namun, apabila tidak bisa, maka dilaksanakan secara kuliah tatap muka, dengan menggunakan skema 50 persen dari jumlah mahasiswa.

"Misalnya mahasiswa dengan nomor induk ganjil masuk pada pertemuan pertama dan mahasiswa nomor induk genap masuk pada pertemuan kedua. Ini yang sudang kami kaji," sebut Margan.

UNY perhatikan saran pemerintah

Dia menegaskan, UNY selalu memperhatikan saran dari pemerintah daerah (Pemda) terkait adanya Covid-19 Crisis Center (C3)

"Jadi kita sudah memiliki dan siap kolaborasi dengan yang ada di Kabupaten maupun Provinsi," ujarnya.

Mengingat sebagian mahasiswa UNY berasal dari luar DIY, ada satu masukan lagi, yakni kuliah tatap muka bisa dilaksanakan, asalkan ada izin dari orangtua.

Baca juga: Awal 2021, Universitas Brawijaya Masih Kuliah Online

"Apabila orang tua tidak mengijinkan maka tidak harus ikut. UNY lebih memberikan kenyamanan psikologis, akademis, sosial budaya, lingkungan dan spiritual. Agar kuliah juga nikmat tidak sekedar formalitas," pungkas Margana.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X