Kompas.com - 15/12/2020, 11:00 WIB
Beasiswa Ajinomoto Foundation telah berlangsung sejak sejak 2010 dan kembali membuka beasiswa baru tahun 2020. DOK. AJINAMOTO FOUNDATIONBeasiswa Ajinomoto Foundation telah berlangsung sejak sejak 2010 dan kembali membuka beasiswa baru tahun 2020.

KOMPAS.com - Ajinomoto kembali membuka kembali seleksi beasiswa Master Program (S2) untuk menunjang aspirasi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan kuliahnya di berbagai pilihan universitas di Jepang.

Beasiswa luar negeri ini telah konsisten dijalankan sejak 2010 melalui Ajinomoto Foundation dan tahun ini kembali memberikan beasiswa program sarjana S2 (Post-Graduate) kepada di 7 pilihan universitas Jepang.

Ketujuh universitas yang bisa dipilih meliputi; University of Tokyo, Kyoto University, Ochanomizu University, Kagawa Nutrition University, Nagoya University, Waseda University, Tokyo Institute of Technology.

Program ini diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam mendukung cita-cita para anak bangsa untuk melanjutkan studi di Negeri Sakura demi kemajuan bangsa Indonesia.

Baca juga: Beasiswa Penuh S2 di 7 Universitas Jepang, Tunjangan Rp 24 Juta Per Bulan

Cakupan beasiswa

Beasiswa diberikan melalui skema jhinomoto Post-Graduate Scholarship, dan kali ini memasuki untuk tahun ajaran 2022. Program yang dilaksanakan sejak tahun 2010 ini merupakan Program Beasiswa Penuh, dengan rincian:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Tunjangan sejumlah 1.800.000 yen (sekitar Rp 245 juta) sebagai Research Student (selama 1 tahun),
  • Tunjangan 6.480.000 yen (sekitar Rp 880 juta) sebagai Master Course Student (selama 2 tahun),
  • Tanggungan penuh biaya perkuliahan (tuition fees), admisi, dan full examination, serta
  • Tiket pesawat berangkat ke Jepang.

Syarat peserta

1. Calon peserta harus memiliki ketertarikan melanjutkan studi (Research + Master Program) pada bidang Teknologi Pangan atau Gizi.

2. Memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,50.

3. Usia maksimal 35 tahun, dan sangat tertarik untuk mempelajari kebudayaan dan bahasa Jepang.

4. Calon penerima beasiswa juga harus memiliki kondisi fisik dan mental yang prima, serta punya motivasi yang tinggi untuk terus belajar.

Pengalaman penerima beasiswa

Dwina Juliana Warman, 26 tahun, asal Bogor, Jawa Barat Sarjana Teknologi Pertanian lulusan Institut Pertanian Bogor, penerima program beasiswa Ajinomoto 2020.DOK. AJINOMOTO FOUNDATION Dwina Juliana Warman, 26 tahun, asal Bogor, Jawa Barat Sarjana Teknologi Pertanian lulusan Institut Pertanian Bogor, penerima program beasiswa Ajinomoto 2020.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.