Kompas.com - 15/12/2020, 10:31 WIB
Mendikbud Nadiem mengumumkan Seleksi Guru PPPK tahun 2021 KemendikbudMendikbud Nadiem mengumumkan Seleksi Guru PPPK tahun 2021
|

KOMPAS.com - Saat ini, siswa maupun guru tidak hanya bertumpu pada satu cara saja ketika melakukan pembelajaran. Tetapi keduanya harus mau melakukan hal-hal yang baru.

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, siswa maupun guru juga harus mengamalkan Profil Pelajar Pancasila. Untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila, Mendikbud menyatakan perlunya banyak tanya, banyak coba, dan banyak karya.

Tentu hal ini adalah bagian dari Kemendikbud dalam mendukung Visi dan Misi Presiden untuk mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian.

Tentu melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebhinekaan global.

Baca juga: Arti Pengamalan Sila Ke-4 Pancasila, Siswa Harus Paham

"Untuk kita meningkatkan Profil Pelajar Pancasila, dalam sehari-hari kita harus melakukan tiga hal, kita harus banyak tanya, kita harus banyak coba, dan kita harus banyak karya," ujar Mendikbud pada Seminar Virtual Nasional Pekan Untuk Sahabat Karakter (Pusaka), Kamis (10/12/2020).

Perlu semangat bertanya

Dijelaskan, kini sangat perlu bahwa guru dan murid untuk memiliki semangat bertanya. Terlebih di era yang semakin maju sekarang ini.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di sistem pendidikan kita, kita harus mendorong murid-murid untuk menanya. Kita harus mendorong guru-guru untuk menanya," katanya dikutip dari akun Instagram Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbud, Senin (14/12/2020).

Untuk banyak coba, hal tersebut menurut Nadiem Makarim, terkait dengan keberanian mengambil risiko. Yakni siswa harus diberi kebebasan untuk mencoba hal-hal baru.

"Di dalam sistem pendidikan kita, kita harus memberikan kebebasan kepada murid-murid kita untuk mencoba hal-hal yang baru. Kebebasan dan kemerdekaan pada guru-guru juga harus mau mencoba hal-hal yang baru," tutur Mendikbud.

"Tanpa dia merasa takut, dia mengambil risiko. Jadi kemampuan mengambil risiko ini harus kita anjurkan. Karena kemampuan mengambil risiko ini sangat penting di masa depan, harus banyak mencoba. Walaupun gagal, tidak apa-apa, karena dari kegagalan itu ada pembelajaran," imbuhnya.

Harus berkarya hal-hal baru

Untuk itulah Nadiem menyerukan semangat berkarya sebagai sinyalemen bangsa produktif. Semua harus mau berkarya dan mencoba hal yang baru.

Jadi, bukan hanya mendengarkan informasi, lalu dites, tapi mengerjakan hal-hal, menciptakan hal-hal, dan membuat portofolio.

Baca juga: Begini Cara Tanamkan Nilai-nilai Pancasila pada Anak Usia Dini

"Inilah project based learning dan berbagai macam inisiatif yang akan kita lakukan perubahan di dalam sistem kita bertumpu pada ketiga prinsip dasar ini, yakni banyak tanya, banyak coba, dan banyak karya," pungkas Mendikbud Nadiem Makarim.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X