Kompas.com - 14/12/2020, 12:49 WIB
Suasana kampus Universitas Brawijaya, Kota Malang, Rabu (4/7/2018) KOMPAS.com / Andi HartikSuasana kampus Universitas Brawijaya, Kota Malang, Rabu (4/7/2018)
Penulis Dian Ihsan
|

KOMPAS.com - Universitas Brawijaya masih akan melakukan kuliah online (daring) di semester genap tahun ajaran 2020/2021 atau awal Januari 2021. Hal itu dikarenakan masih merebaknya pandemi Covid-19.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Universita Brawijaya, Aulanni’am menjelaskan, pembelajaran atau kuliah online masih dilakukan dalam bentuk sinkron dan asinkron.

Baca juga: 6 Tips agar Mahasiswa Tidak Boros Saat Kuliah

"Pembelajaran sinkron merupakan belajar daring dalam waktu yang sama, belajar secara langsung, dan terlibat secara langsung," kata dia melansir laman Universitas Brawijaya, Senin (14/12/2020).

Dia mengaku, tidak hanya pembelajaran sinkron, perguruan tinggi ini juga melakukan secara asinkron. Pembelajaran asinkron merupakan pembelajaran daring pada waktu yang berbeda.

"Komunikasi pada pembelajaran Asinkron bisa dilakukan melalui web, email, atapun pesan yang di posting di forum komunitas," jelas dia.

Sedangkan untuk praktikum dan kegiatan lapangan, kampus ini memberlakukan penyertaan izin dari orangtua secara tertulis dan bagi mahasiswa yang mempunyai penyakit penyerta Covid-19, maka harus menyertakan bahwa dirinya sehat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menambahkan, kampus akan tetap melakukan protokol kesehatan jika memang diharuskan untuk melakukan praktikum dan kegiatan lapangan.

"Harus menggunakan masker dengan tiga lapis. Mahasiswa yang punya komorbid dalam kondisi terkontrol dan yang masuk tidak dalam kondisi Covid-19," tutur Aulanni’am.

Kuliah sudah diperbolehkan tatap muka

Sebagaimana diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengaku, mahasiswa sudah bisa kuliah dengan tatap muka atau masih dalam jaringan (online) di Januari 2021.

"Sehubungan dengan keluarnya keputusan bersama empat menteri, maka kuliah di awal Januari 2021 bisa dengan campuran, yakni bisa tatap muka dan dalam jaringan (online)," ucap Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Nizam belum lama ini.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X