UMN dan BenihBaik Buka Beasiswa Kuliah, Simak Persyaratannya

Kompas.com - 02/12/2020, 17:37 WIB
Program Beasiswa Indonesia Go Digital: Bersama Cerdaskan Indonesia yang diluncurkan UMN dan BenihBaik.com. DOK.UMNProgram Beasiswa Indonesia Go Digital: Bersama Cerdaskan Indonesia yang diluncurkan UMN dan BenihBaik.com.
|

KOMPAS.com - Universitas Multimedia Nusantara ( UMN) bekerjasama BenihBaik.com meluncurkan Program Beasiswa Indonesia Go Digital: "Bersama Cerdaskan Indonesia".

Acara yang digelar secara daring melalui platform Zoom, Rabu (2/12/2020) tersebut tentu menjadi kabar baik bagi para generasi muda yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.

Hanya saja, beasiswa Indonesia Go Digital ini hanya terbuka bagi mereka yang mengalami kendala finansial atau kurang mampu.

"Sampai saat ini, kondisi pendidikan di Indonesia masih ada ketimpangan. Yakni dalam konteks pendidikan antara kota besar dengan daerah terpencil, juga antara yang mampu dengan kurang mampu," ungkap Andy F Noya (Founder and CEO of BenihBaik.com).

Karena itu, pihaknya sebagai penyedia platform yang menggalang dana kemudian bekerjasama dengan UMN untuk menyediakan beasiswa kuliah bagi generasi muda namun memiliki keterbatasan biaya.

Baca juga: Meski Pandemi, 257 Wisudawan UMN Harus Kreatif dan Inovatif

"Kita ingin mencari hikmah dari pandemi ini, jadi pendidikan tetap bisa merata. Teman-teman kita di daerah terpencil nantinya masih bisa mengakses pendidikan melalui program ini," katanya.

Terbuka bagi anak pengusaha UMKM

Tak hanya itu saja, Andy juga menjelaskan bahwa beasiswa kuliah ini juga terbuka bagi anak pengusaha UMKM atau sedang mengembangkan usaha.

Tentu alasannya untuk mendorong UMKM dapat semakin tumbuh dan berkembang mengikuti zaman. Hal ini dapat dilihat banyak anak muda yang tak melanjutkan kuliah karena memilih untuk mengembangkan usaha atau jadi startup.

"Ada anak-anak dari pengusaha UMKM yang membutuhkan kemampuan dalam berteknologi. Maka dengan program beasiswa ini mereka bisa meningkatkan skill dan ilmu pengetahuannya," jelas Andy F Noya.

Sementara itu, Rektor UMN Ninok Leksono menyatakan, program beasiswa ini sebenarnya sudah dipersiapkan sebelum pandemi Covid-19.

Karenanya, melalui UMN Digital Learning (UDL) ini para mahasiswa bisa menikmati pendidikan tinggi secara daring atau dengan skema pembelajaran jarak jauh ( PJJ).

"Ini memberikan akses terhadap pendidikan tinggi tanpa harus datang ke kampus UMN. Tetapi mereka mendapatkan materi yang sama," jelas Rektor UMN.

Persyaratan beasiswa

Helga Liliani selaku Ketua Program Studi PJJ Strategic Communication UMN mengungkapkan terkait persyaratan penerima program beasiswa ini, yakni:

1. Minimal lulusan SMA/sederajat.

2. Memiliki kendala ekonomi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

3. Pelaku usaha mikro yang ingin mengembangkan usahanya dan mendapatkan gelar sarjana S1 di jurusan Strategic Communication.

4. Calon mahasiswa yang pekerjaan atau usaha orang tuanya terkena dampak covid-19.

"Bagi lulusan SLTA dua tahun yang lalu juga masih bisa bergabung di UDL. Cara mendaftarnya dengan membuka laman https://pmb. umn.ac.id/ pjj/web/," ujarnya.

Baca juga: Aktif Organisasi dan Lomba, Matthew Raih Predikat Cendekia Utama UMN

"Nantinya, calon penerima beasiswa harus mengisi beberapa dokumen serta mengisi motivasi apa ikut UDL ini. Karena dengan motivasi nantinya setelah lulus kedepannya bisa berdampak untuk lingkungannya," jelas Helga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X