Perkuat Merdeka Belajar , GTK Gelar Lomba Inovasi Video Pembelajaran

Kompas.com - 30/11/2020, 15:53 WIB
Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud melalui Direktorat GTK Pendidikan Dasar menggelar pengumuman Sayembara Video Pendek Materi Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19 (24/11/2020). DOK. GTK DIKDASDirektorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud melalui Direktorat GTK Pendidikan Dasar menggelar pengumuman Sayembara Video Pendek Materi Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19 (24/11/2020).

KOMPAS.com - Video kini menjadi salah satu terobosan media pembelajaran yang mampu menghadirkan pembelajaran menyenangkan bagi siswa, termasuk di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Melihat hal ini, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan ( GTK) Kemendikbud melalui Direktorat GTK Pendidikan Dasar menggelar "Sayembara Video Pendek Materi Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19".

Lomba video pembelajaran jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) terbuka untuk lintas mata pelajaran.

"Media pembelajaran, salah satunya video, sangat dibutuhkan. Apalagi, era sekarang yang mangarah pada digitalisasi memudahkan orang mengambil media pembelajaran dari mana saja untuk diaplikasikan di tempat mereka masing-masing," ungkap Direktur GTK Pendidikan Dasar, Rachmadi Widdiharto. 

Hal ini disampaikan Rachmadi dalam penutupan dan pengumuman pemenang kompetisi video pembelajaran yang digelar secara daring pada 24 November 2020.

Selain memberikan apresiasi kepada para guru yang telah melakukan inovasi kreatif, Rachmadi mendorong agar guru terus berkarya dan saling berbagi praktik baik media pembelajaran.

"Silahkan untuk terus berkarya, membangun komunitas dengan media pembelajaran yang akan membantu guru-guru yang lain," pesan Rachmadi.

Baca juga: Hari Guru Nasional 2020, GTK Gelar Apresiasi Guru Inovatif dan Inspiratif

Merdeka Belajar lewat video inovatif

Romi Siswanto, Humas GTK Pendidikan Dasar dan Ketua Pelaksana, menyampaikan dalam kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional ini diikuti 1.491 peserta, terdiri dari 869 guru SD dan 622 guru SMP.

Ia menjelaskan, pendaftaran video peserta telah dibuka sejak 12 Oktober hingga 20 November 2020, kemudian dilanjutkan penilaian video pada 21-24 November 2020. 

"Masa pandemi Covid-19 saat ini, pendidikan jarak jauh di mana peserta didik terpisah dari guru dan pembelajarannya mengharuskan guru dan peserta didik menggunakan berbagai sumber belajar melalui teknologi komunikasi, informasi, dan media lain, termasuk video pembelajaran," ungkap Romi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X