Dialog dengan Maudy Ayunda, Mendikbud: Kami Punya Pelajar Pancasila

Kompas.com - 29/11/2020, 19:28 WIB
Aktris sekaligus penyanyi Maudy Ayunda mengobrol bersama Mendikbud Nadiem Makarim, Jumat (27/11/2020). Melvina TionardusAktris sekaligus penyanyi Maudy Ayunda mengobrol bersama Mendikbud Nadiem Makarim, Jumat (27/11/2020).

KOMPAS.com - Belum lama ini, aktris dan penyanyi Maudy Ayunda berdialog dengan Mendikbud Nadiem Makarim. Dari hasil komunikasi keduanya, ada satu kata menarik yang dilontarkan oleh Nadiem, yakni Indonesia mempunyai program baru yang disebut Pelajar Pancasila.

Menurut Nadiem, Pelajar Pancasila adalah pelajar yang dihasilkan memiliki akhlak mulia, kebhinekaan global, kemandirian, kreativitas, gotong royong, kolaborasi, dan bernalar kritis.

Baca juga: Hari Guru Nasional 2020, Mendikbud: Profesi Guru Mulia dan Terhormat

"Bukan untuk mengikuti gaya dari luar negeri, melainkan untuk menghadapi masa depan yang belum diketahui akan seperti apa perubahannya," ungkap Nadiem dalam siaran live instagram, seperti ditulis Minggu (29/11/2020).

Tak hanya siswa saja, kata Nadiem, guru juga harus memperoleh perhatian khusus. Tujuannya, agar guru juga memperoleh kemerdekaan seutuhnya.

"Jadi profil-profil itu harus kita kembangkan di guru-guru juga. Masalahnya, untuk kita menciptakan kemerdekaan pemikiran anak-anak kita, kita perlu memerdekakan guru," tutur dia.

Maudy sendiri menyebut ada perbedaan sistem pendidikan di Amerika Serikat (AS) dengan Indonesia.

"Tiga perbandingan itu yakni terkait motivasi untuk belajar mandiri, ada rasa ingin tahu, dan keterampilan individu," tutur Maudy.

Di AS, kata dia, konsistem sistem pendidikan yang dipelajari sangat menarik. Konsep itu bisa diaplikasikan di Indonesia.

"Ini juga konsepnya mengajak orang-orang di komunitas itu untuk juga memiliki ownership karena itu bersama-sama mencari cara yang baik," jelas perempuan kelahiran 1994 ini.

Nadiem menambahkan, kini dirinya memang menjadi sorotan banyak orang, setelah diberi amanah menjadi orang nomor satu di Kemendikbud.

"Iya benar, banyak orang mengenal saya waktu di Gojek, tapi enggak seperti ini gitu lho. Mungkin yang paling surprisingly adalah sebenarnya adaptasi yang dibutuhkan secara personal untuk menjadi pejabat publik," tukas Nadiem.

Mengutip wikipedia, Nadiem Makarim dilantik menjadi Mendikbud di Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin pada 23 Oktober 2019.

Baca juga: Mendikbud Jelaskan 9 Program Pendidikan Masa Pandemi di Hari Guru Nasional

Sebelum menjabat sebagai menteri, dia merupakan seorang pengusaha nasional, yang mendirikan Gojek Indonesia. Kini, perusahaan transportasi dan penyedia jasa berbasis daring ini telah beroperasi di Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara, seperti Singapura, Vietnam, dan Thailand.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X