Ini Manfaat Kegiatan "Tunjukkan dan Ceritakan" bagi Anak Usia Dini

Kompas.com - 29/11/2020, 11:30 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

Oleh: Christina, Sri Tiatri, Pamela Hendra Heng

KOMPAS.com - Jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan masa pendidikan paling mendasar karena perkembangan anak pada jenjang pendidikan selanjutnya sangat bergantung pada stimulus yang diterima sejak usia dini.

Oleh sebab itu, tujuan PAUD adalah memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh, meliputi aspek perkembangan nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, sosial, bahasa dan seni (Kemendikbud, 2015; Slavin, 2009).

Keterampilan bahasa adalah salah satu keterampilan yang sangat dibutuhkan oleh anak untuk dapat berhasil dalam lingkungan sekolah serta kehidupan sehari-hari (Morrison, 2008).

Keterampilan bahasa meliputi bahasa reseptif dan bahasa ekspresif. Keterampilan bahasa reseptif merujuk pada kemampuan penerimaan dan pemahaman atas bahasa, yaitu adalah membaca dan mendengarkan.

Adapun keterampilan bahasa ekspresif merupakan kemampuan memproduksi bahasa, yaitu dalam bentuk lisan atau tulisan.

Metode yang dapat digunakan untuk mengembangkan keterampilan bahasa adalah mendongeng atau bercerita.

Baca juga: Merdeka Belajar di PAUD adalah Merdeka Bermain

Melalui kegiatan bercerita, anak akan mengembangkan kemampuan berbicara. Selain itu, ketika temannya bercerita, anak mengembangkan kemampuan menyimak/mendengarkan.

Dua kemampuan ini dibutuhkan dalam kegiatan "tunjukkan dan ceritakan".

Metode "tunjukkan dan ceritakan" dapat dilakukan untuk memantau penggunaan kosa kata dan tata bahasa anak, serta mendorong anak untuk menjawab pertanyaan, dan mencari informasi dengan mengajukan pertanyaan (Bowyer-Crane, 2008).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X