4 Tips Optimalkan Bantuan Kuota Internet Kemendikbud

Kompas.com - 28/11/2020, 11:26 WIB
Bantuan kuota internet pembelajaran dari Kemdikbud harus dimanfaatkan guru untuk menyediakan pembelajaran jarak jauh yang berkualitas untuk siswa.
DOK. TANOTO FOUNDATIONBantuan kuota internet pembelajaran dari Kemdikbud harus dimanfaatkan guru untuk menyediakan pembelajaran jarak jauh yang berkualitas untuk siswa.

Berikut 4 tips untuk mengoptimalkan bantuan kuota internet pembelajaran Kemendikbud:

1. Dialog kritis

Guru perlu melakukan dialog kritis bersama orangtua siswa yang difasilitasi komite kelas secara daring atau virtual. Pertemuan bisa diawali dengan curah pendapat orangtua kemudian menjawab pertanyaan secara bergantian.

Pertanyaan sederhana seperti bagaimana perasaan orangtua selama anak belajar di rumah, pengalaman apa saja yang didapatkan selama anak belajar di rumah, sangat penting untuk ditanyakan.

Setelahnya guru bisa memberikan penguatan dan motivasi kepada orangtua. supaya bersabar dan lebih bijakasana menghadapi anak-anaknya. Kasih sayang dan perhatian pada anak harus tetap dijaga.

Guru bersama orangtua juga bisa membuat kesepakatan tertulis tentang PJJ. Misalnya (1) aplikasi apa saja yang akan digunakan, (2) berapa kali intensitas PJJ dalam seminggu, (3) kapan waktu yang disepakati untuk PJJ, (4) bagaimana kalau siswa tidak bisa ikut PJJ, (5) sumber belajar apa saja yang bisa digunakan peserta didik, (6) di mana dan kapan pengumpulan/pengambilan tugas peserta didik.

2. Analisa kompetensi dasar

Sebelum melaksanakan PJJ, guru perlu menganalisis KD yang ada di kurikulum 2013/Kurikulum Darurat/ Kurikulum yang diadaptasi dan dikembangkan sekolah.

Guru memilih KD pengetahuan dan keterampilan literasi maupun numerisasi esensial serta menerapkan keterampilan kecakapan hidup sehari-hari.

Guru juga tidak harus menuntaskan kurikulum pada masa pandemi ini. Fokusnya tetap pada kesehatan dan keselamatan peserta didik. Guru harus mampu menerapkan materi sesuai kebutuhan peserta didik baik secara luring, daring maupun blended.

Baca juga: Tahap 2 Bantuan Kuota Kemendikbud Segera Disalurkan, Daftar Aplikasi Tambahan di Sini

3. RPP dan LKPD dengan metode "MIKiR"

Hal terpenting sebelum pembelajaran, guru harus mempersiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan lembar kerja peserta didik (LKPD) yang menggunakan pendekatan unsur pembelajaran aktif mengalami, interaksi, komunikasi dan refleksi (MIKiR).

Pendekatan ini dapat membuat PJJ berlangsung aktif dan menyenangkan bagi peserta didik.
LKPD yang dibuat harus memuat tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, langkah kerja, pembahasan, kesimpulan, dan refleksi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X