5 Tips Anti Terpengaruh Hoaks bagi Siswa, Mahasiswa dan Masyarakat

Kompas.com - 27/11/2020, 08:03 WIB
Ilustrasi hoaks, hoax ShutterstockIlustrasi hoaks, hoax
|

KOMPAS.com - Perkembangan teknologi di era digital saat ini semakin pesat. Tak heran jika informasi menjadi mudah tersebar di masyarakat.

Informasi itu menyebar dengan cepat melalui media sosial. Karena itu, masyarakat khususnya siswa dan mahasiswa harus bisa mencermati kebenarannya.

Jangan sampai, informasi atau berita yang didapat dari media sosial langsung diterima mentah-mentah dan disebarkan kembali.

Padahal, banyak berita atau media yang tidak terverifikasi. Jadi, mulai saat ini harus lebih cermat dalam menerima informasi dan menyebarkan informasi.

Baca juga: Di Era Digital, Anak Muda Harus Menangkan Persaingan Global

Mengutip akun Instagram TVRI Nasional, Kamis (26/11/2020), berikut ini ada 5 tips anti terpengaruh hoaks ( hoax) bagi siswa, mahasiswa, dan masyarakat.

1. Hati-hati judul provokatif

Berita hoaks sering kali memiliki judul yang bersifat provokatif dan mengundang sensasi. Ada juga berita hoaks yang diambil dari media atau surat kabar resmi tapi malah diubah isinya.

Wah, bahaya banget ya. Ingat, jangan lihat dari judulnya saja ya.

2. Cari tahu sumber berita

Bersumber dari Dewan Pers, di Indonesia terdapat lebih dari 43.000 situs yang mengklaim dirinya sebagai media berita.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X