KOMPAS.com - Era revolusi industri 4.0 saat ini mempengaruhi banyak sektor industri. Tentu hadirnya teknologi canggih ini menuntut semua pihak untuk berkompetisi.
Hanya saja, fenomena ini berpotensi melahirkan ketimpangan antara pihak yang mampu beradaptasi cepat dan dengan pihak yang beradaptasi dengan lambat.
Demikian diungkapkan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro pada "ASEAN Workshop on 4th Industrial Revolution: Artificial Intelligence Implementation in Energy Efficiency, Cyber Security, and Agriculture" secara daring, Selasa (24/11/2020).
Adapun acara ini yang digelar 24-25 November 2020 ini merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam ASEAN COSTI 76 Meeting 2019 yang tahun sebelumnya diadakan di Bali.
Baca juga: Menristek: Inovasi, Solusi Indonesia Keluar dari Middle Income Trap
Hasil acara hari ini akan menjadi referensi tindak lanjut proyek menuju penyusunan apa yang disebut "ASEAN Innovation Roadmap" dan pengembangan "Future Regional Concept Paper on Joint Research of Artificial Intelligence in ASEAN".
"Untuk mencapai tujuan tersebut, saya percaya program ini akan efektif mengumpulkan peran kontributif kita untuk mengatasi masalah mendasar tentang keprihatinan perubahan cepat oleh Revolusi Industri 4.0," terang Menristek.
Dijelaskan, Indonesia yang merupakan bagian dari ASEAN menjalankan peran aktifnya pada COSTI melalui Kemenristek/BRIN.
Bagi Menristek, makna revolusi industri 4.0 bagi ASEAN itu harus lugas, yaitu membuat ASEAN melakukan sesuatu dengan lebih baik, lebih cepat, lebih murah, lebih kompetitif di posisi dunia.
"Bahwa jika kita bekerja sama dalam optimisme mengembangkan inovasi untuk tujuan bersama, bersama kita akan meninggalkan warisan yang sangat penting untuk dilihat dunia," terang Menristek Bambang.
Pada kegiatan itu, para negara anggota ASEAN COSTI telah bersepakat dan menetapkan komitmen untuk menyusun langkah-langkah guna menyiapkan negara-negara di ASEAN dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 dan menuju Masyarakat Industri ke-5.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & Ketentuan
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.