Kompas.com - 25/11/2020, 11:51 WIB

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebutkan sudah ada sembilan kebijakan dan program yang telah dijalankan selama pandemi Covid-19, dengan tujuan proses pendidikan bagi murid dan guru tetap berjalan.

"Kita telah menjalani berbagai kebijakan dan program yang telah kami buat selama masa pandemi ini," ungkap Mendikbud Nadiem Makarim saat sambutan upacara Hari Guru Nasional dari Gedung Kemendikbud yang disiarkan secara daring, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Mendikbud Nadiem Makarim: Boleh Belajar Tatap Muka, tapi Tidak Wajib

Nadiem mengatakan, kebijakan pertama terkait bantuan kuota data internet untuk siswa, mahasiswa, guru, dosen, dan lainnya. Bantuan itu diberikan selama empat bulan, dari bulan September-Desember 2020.

Kedua, terkait fleksibilitas penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di tengah pandemi Covid-19, seperti pembelian pulsa atau paket internet, dan layanan pendidikan berbayar lainnya. Karena, masa pandemi banyak siswa yang melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Ketiga, pengalokasian dana BOS afirmasi dan BOS kinerja untuk bantuan Covid-19 di sekolah negeri dan swasta yang paling terdampak pandemi Covid-19. Keempat, bantuan subsidi upah (BSU) atau subsidi gaji bagi guru honorer dan tenaga kependidikan non PNS, setidaknya dana yang diberikan sebesar Rp 1,8 juta kepada masing-masing penerima.

"Kelima, kami melakukan kurikulum darurat bagi satuan pendidikan di masa pandemi Covid-19. Keenam, kemendikbud menjalankan program guru belajar," tutur Nadiem.

Program ketujuh, terkait guru berbagi. Ini dilakukan demi proses belajar mengajar berjalan baik ditengah pandemi Covid-19.

Lanjut dia menyebutkan, program yang kedelapan terkait belajar dari rumah TVRI. Dan program terakhir terkait seri webinar masa pandemi.

Baca juga: Mendikbud: Keputusan Belajar Tatap Muka Semester Depan di Tangan Pemda dan Komite Sekolah

"Jadi itu yang sudah kita lakukan, sampai dengan program belajar siswa yang bisa diserap dari saluran TVRI. Banyak program belajar yang diperoleh dari TVRI, sehingga banyak ilmu yang didapatkan oleh siswa," pungkas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.