Nadiem: Selain Sekolah, Kuliah Boleh Tatap Muka

Kompas.com - 20/11/2020, 17:45 WIB
Ilustrasi mahasiswa kembali mengikuti perkuliahan secara tatap muka. DOK. PEXELSIlustrasi mahasiswa kembali mengikuti perkuliahan secara tatap muka.

KOMPAS.com – Pada Kamis (20/11/2020), Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Nadiem Makarim mengumumkan perkuliahan juga boleh melakukan tatap muka di semester berikutnya.

Perguruan tinggi juga akan ada perlakuan pembolehan sekolah tatap muka,” ujar Nadiem pada pertemuan virtual bertajuk “Pengumuman Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Genap TA 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19”

Melalui akun YouTube Kemendikbud RI, Nadiem memberikan penjelasan bahwa Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) akan menetapkan protokol kesehatan dan daftar perincian mengenai perkuliahan tatap muka dalam waktu dekat.

Baca juga: 3 Tantangan Mahasiswa Saat Kuliah Daring

“Protokol kesehatan dan daftar perincian dan lain-lainnya itu akan ditetapkan selanjutnya dalam waktu yang dekat oleh Dirjen Pendidikan Tinggi,” jelasnya.

Nadiem memastikan bahwa aturan pelaksanaan untuk pembelajaran tatap muka akan terjadi di semester berikutnya.

“Jadi itulah adalah untuk perguruan tinggi, bagi teman-teman mahasiswa dan dosen jangan cemas bahwa ini bukan hanya untuk sekolah dasar, tetapi juga buat perguruan tinggi, tetapi detail protokol kesehatannya dan daftar kesiapannya itu nanti akan diatur oleh Ditjen Dikti,” ungkap Nadiem.

Demi atasi dampak negatif PJJ

Pasalnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama tiga Menteri lainnya, yaitu Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia telah menyusun keputusan bersama untuk memperbolehkan pembelajaran sekolah secara tatap muka bagi pendidikan satuan sekolah.

Tujuannya untuk menjawab kebutuhan sekolah yang sulit melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena koneksi internet, geografis, ekonomi, dan lain-lain.

Selain itu, pemerintah juga ingin meminimalisir dampak negatif yang terjadi pada anak ketika melakukan PJJ terlalu lama.

Berikut ini merupakan tiga dampak negatif yang terjadi saat PJJ. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X