Menristek: Contoh Korea Selatan, Inovasi Jadi Kunci Indonesia Maju

Kompas.com - 20/11/2020, 11:55 WIB
Menteri Riset, Teknologi dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro saat memberikan kata sambutan pada acara penganugerahan kompetisi ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan penutupan Indonesia Science Expo (ISE) pada Kamis (19/11/2020) lewat aplikasi Zoom. DOK. LIPIMenteri Riset, Teknologi dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro saat memberikan kata sambutan pada acara penganugerahan kompetisi ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan penutupan Indonesia Science Expo (ISE) pada Kamis (19/11/2020) lewat aplikasi Zoom.

 

KOMPAS.com – Menteri Riset, Teknologi dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan budaya inovasi menjadi kunci agar Indonesia dapat menjadi negara maju.

Ia memberikan contoh Korea Selatan sebagai salah satu dari banyak negara yang berhasil keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah atau middle income trap dengan melakukan inovasi.

“Melihat pengalaman beberapa negara yang dapat lolos dari kondisi tersebut, seperti Korea Selatan, pengembangan budaya inovasi untuk menjadi kunci untuk dapat menjadi negara maju,” ujar Bambang pada Kamis (19/11/2020) lewat aplikasi Zoom.

Baca juga: Kemenristek Gelontorkan Dana Rp 40 Miliar untuk Peneliti Berinovasi

Istilah jebakan atau perangkap pendapatan kelas menegah merupakan gambaran keadaan ketika suatu negara berhasil mencapai tingkat pendapatan menengah, tetapi tidak dapat keluar dari angka tersebut untuk menjadi negara maju.

Maka dari itu, Bambang mengatakan bahwa pemerintah, akademisi, dan industri harus bekerja sama untuk melahirkan inovasi dalam bentuk produk teknologi yang berdampak pada masyarakat.

“Produk tersebut akan berdampak bagi masyarakat meskipun dimulai dari langkah kecil yang diinisiasi oleh generasi muda maupun dari kalangan akademi profesional yang memiliki kompetensi di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK),” jelas Bambang.

Peran penting pemuda

Melalui acara virtual “Acara Penganugerahan Kompetisi Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI) dan Penutupan Indonesia Science Expo (ISE) 2020”, Bambang menyampaikan, pemuda memiliki peran penting untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju dan mandiri.

Bagi Bambang, pandemi Covid-19 membuka mata dan pikiran semua orang bahwa karya inovatif sangat dibutuhkan.

Pandemi Covid-19 telah membuka mata dan pikiran kita bahwa terobosan baru yang inovatif sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan berbagai masalah yang kita hadapi saat ini,” tuturnya.

Kondisi pandemi juga telah memberikan pembelajaran penting mengenai kemandirian bangsa dan Bambang turut mendorong agar pemuda pemudi Indonesia, dengan bimbingan peneliti, untuk mampu mengisi dan menemukan riset-riset yang inovatif untuk Indonesia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X