Kompas.com - 20/11/2020, 08:51 WIB
Objek wisata Tamansari, Yogyakarta, Senin (19/10/2020). Tamansari dibangun masa Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1758-1765. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOObjek wisata Tamansari, Yogyakarta, Senin (19/10/2020). Tamansari dibangun masa Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1758-1765.
|


KOMPAS.com - Memasuki akhir tahun 2020, libur panjang telah menanti. Biasanya, tempat wisata sudah mulai berbenar diri.

Hanya saja, karena masih mada pandemi Covid-19, maka pelaku wisata harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Menurut Epidemiolog Universitas Gadjah Mada (UGM), dr. Bayu Satria Wiratama, MPH., pemerintah perlu mengambil kebijakan untuk memperpendek hari libur saat libur panjang akhir tahun demi mencegah penyebaran Covid-19.

Langkah lain yang dapat dilakukan dengan memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat wisata.

Baca juga: Tips Sehat Lahir Batin dari Akademisi Unesa

"Opsinya antara memperpendek atau memperketat pengawasan. Namun, untuk memperketat pengawasan butuh usaha yang lebih besar lagi," ujar Bayu seperti dikutip dari laman UGM, Rabu (18/11/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Edukasi wisata sehat

Bayu yang juga peneliti Pusat Kedokteran Tropis FKKMK UGM ini menyatakan jika pilihan untuk meniadakan libur panjang kurang efektif.

Sebab, dengan meniadakan libur panjang tidak dapat menjamin masyarakat tidak berwisata dan tetap beraktivitas di rumah saja.

"Dalam kondisi sekarang yang perlu digalakkan adalah edukasi wisata sehat yang sesuai protokol kesehatan dan disiplin menerapkannya," tegasnya.

Kenapa edukasi wisata sehat? Karena edukasi terkait protokol kesehatan harus dilakukan secara simultan antara pelaku wisata dan penyelenggara wisata.

Sementara edukasi dilakukan secara berkelanjutan agar bisa meningkatkan kesadaran akan pentingnya penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X